Surau Nagari Lubuak Bauk di Tanah Datar : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » arsitektur » arsitektur publik » Surau Nagari Lubuak Bauk di Tanah Datar » Surau Nagari Lubuak Bauk di Tanah Datar

Surau Nagari Lubuak Bauk di Tanah Datar

(606 Views) November 26, 2017 9:40 am | Published by | No comment



Saya menemukan Surau Nagari Lubuak Bauk dalam perjalanan dari Bukittinggi ke Harau. Saya berhenti sebentar untuk memotret bangunan tua khas Minang ini. Surau Lubuak Bauk terletak di pinggir jalan utama, pada kontur yang lebih rendah dari jalan. Di sebelah surau terdapat mesjid berukuran besar, mesjid (baru) ini menggantikan fungsi surau yang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi, karena kondisi bangunan yang sudah rapuh. Di Nagari Balingka, saya menemukan hal serupa, surau lama yang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi, di sebelahnya berdiri Mesjid.

surau nagari lubuak bauk.

Bangunan Surau Lubuak Bauk berbentuk kubus, surau khas Minang. Surau menghadap ke arah kiblat (ke Mekah), sehingga posisi surau terhadap jalan dan terhadap pintu gerbang utama, miring. Dari jalan, terlihat ada bangunan kecil menempel di bagian depan dinding surau. Bangunan kecil itu merupakan mihrab -tempat Imam -(pemimpin Salat). Atap mihrab menggunakan atap bagonjong.

Surau dengan bentuk kubus selalu memberi tanda area mihrab, misalnya dengan menempelkan bangunan kecil ke dinding bagian depan (seakan-akan ada bangunan yang menjorok dari dinding kubus bagian depan). Jika yang terlihat hanya bidang dinding lebar, maka area mihrab ditandai dengan atap kecil di bagian atas mihrab.




Surau Lubuak Bauk mempunyai atap yang unik, ada tiga bentuk atap 1) di bagian bawah berupa limas segi empat (karena menaungi empat sudut). 2) atap gonjong yang mengarah ke empat sudut. 3) atap dome kecil yang menaugi menara segi delapan yang terletak di tengah mesjid. Di bagian tengah atap terdapat ornament vertical.

Surau lebih tinggi dari permukaan kira-kira 1 meter (5 anak tangga). Bangunan menggunakan material kayu, tangga menggunakan semen, dan atap menggunakan material seng. Bidang dinding pada atap bagonjong, berukir. Bidang dinding pada menara segi delapan menggunakan kaca dengan kerangka kayu.

Surau Lubuak Bauk merupakan cagar budaya. Di halaman surau terdapat tabuah yang berguna mengingatkan Salat 5 waktu. Tabuah dinaungi oleh atap bagonjong ke arah 4 sisi dengan dinding atap yang berukir.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Surau Nagari Lubuak Bauk di Tanah Datar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>