Resep Karupuak Jariang (Kerupuk jengkol) : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » Resep » Resep Karupuak Jariang (Kerupuk jengkol) » Resep Karupuak Jariang (Kerupuk jengkol)

Resep Karupuak Jariang (Kerupuk jengkol)

(5441 Views) April 10, 2017 2:56 am | Published by | No comment



Bahan :
1.500 gr jengkol tua dan bagus.
2.air untuk mencuci dan merebus jengkol
3.garam secukupnya
4.minyak untuk menggoreng secukupnya

Peralatan

1.Batu lado (untuk menumbuk dan menipiskan jengkol).
2.Tampah untuk menjemur jengkol.
3.Sendok tipis dan lebar untuk mengangkat jengkol dari batu lado.




kerupuk jengkol mentah

Cara Membuat Kerupuk jengkol

1.Keluarkan jengkol dari kulitnya, dibersihkan.
2.Jengkol dibelah dua (berdasarkan kepingannya).
3.Jengkol direndam di dalam air selama 20 menit, buang airnya ( lakukan 2-3 kali rendaman ) lalu diangkat.
4.Didihkan air, masukkan jengkol dan tambah garam secukupnya.
5.Rebus jengkol sampai empuk, tiriskan.
6.Keringkan sisa air yang menempel pada jengkol, hingga benar-benar kering.
7.Dinginkan jengkol yang sudah direbus.
8.Setelah itu pukul secara perlahan 1 keping jengkol ( bagian yang lunak di bagian bawah), jika bagian lunak yang dipukul, daging jengkol akan menempel pada anak batu lado.



9.Pukul sampai jengkol tipis dan rata.
10.Setelah itu ambil satu keping jengkol dan tumbuk di sebelah jengkol yang sudah tipis. Pukul perlahan dan sambungkan dengan jengkol pertama, sampai tipis dan rata.
11.lakukan sampai 3 keping jengkol, sehingga ukuran kerupuk menjadi sebesar telapak tangan.
12.Ambil secara perlahan dengan sendok tipis dan lebar, hati-hati jangan sampai putus, letakkan pada tampah.
13.Setelah tampah penuh, jemur kerupuk jengkol di bawah sinar matahari, sampai benar-benar kering.
14.Jika masih basah, kerupuk mudah jamuran.
15.Kerupuk yang benar-benar kering berwarna kecoklatan dan bening.
16.Kerupuk siap digoreng dengan minyak panas.
17.Simpan kerupuk dalam toples kedap udara, agar tahan lama.

Catatan :
1.Pilih jengkol yang tua, tanda-tanda jengkol yang tua terlihat dari kulit dan daging jengkol yang lebih keras.
2.Jengkol muda lebih lunak dan dapat dimakan sebagai lalapan.
3.Kerupuk jengkol tidak terlalu bau dibandingkan gulai jengkol atau jengkol balado.
4.Untuk mengurangi bau jengkol, rebus dengan daun salam.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Resep Karupuak Jariang (Kerupuk jengkol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>