Prosesi Peresmian Istana Basa Pagaruyung Oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » arsitektur » rumah gadang » Prosesi Peresmian Istana Basa Pagaruyung Oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono » Prosesi Peresmian Istana Basa Pagaruyung Oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Prosesi Peresmian Istana Basa Pagaruyung Oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

(502 Views) April 2, 2017 2:04 pm | Published by | No comment



Istana Basa Pagaruyung dibangun oleh pemerintah Sumatera Barat di tanah ahli waris Raja Pagaruyung yang dipinjamkan kepada pemerintah selama bangunan berdiri. Tahun 2007, Istana Basa terbakar dan dibangun kembali antara tahun 2008-2012 dengan biaya 20 Milyar.

istana pagaruyuang

 

 

 

 

 

 

 

 

Peresmian Istana Basa Pagaruyung dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tanggal 30 Oktober 2013. Tujuh hari sebelum peresmian telah dilakukan prosesi secara adat. Di bawah ini urut-urutan prosesi dengan cara adat sampai peresmian oleh presiden yang membutuhkan biaya sebesar Rp 1,5 miliar untuk pesta adat ini.

Tanggal 23 Oktober lalu 2013, berziarah ke makam raja-raja Pagaruyung yang dilakukan tokoh adat setempat.

Prosesi menaiki rumah gadang atau disebut juga acara tolak bala dengan menyembelih kerbau dan menanam kepalanya dekat tonggak utama istana.




Upacara pelepasan tukang, agar tidak ada masalah dikemudian hari. Tukang diantar ke nagarinya ( di Pariangan), diberi sarung, baju, dan jamba berisi masakan dari tujuh macam daging dari kerbau yang dipotong. Itu merupakan wujud terima kasih secara adat.

Acara menaiki rumah (menaiki istano baru) dan acara pelepasan tukang dilakukan tiga hari sebelum acara peresmian dengan menyembelih seekor kerbau.

Daging kerbau digulai untuk makan bajamba bersama dengan tetua adat, pewaris kerajaan Pagaruyung, bundo kanduang, gubernur dan bupati, dan tokoh masyarakat.

Sebelum kedatangan presiden, puluhan bundo kanduang yang berpakaian adat membawa jamba berisi makanan di atas kepala dan berbaris di sepanjang jalan.

Pada saat presiden datang, disambut silek gelombang dan gendang tambur tigo luhak,yang akan mengiringi presiden sampai naik ke istana.Kemudian di tangga istana ada penaburan beras kunyit.

Peresmian Istana ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan gong. Acara diakhiri dengan makan bajamba secara adat.

Dahulu, Istano Basa Pagaruyung merupakan kediaman Raja Alam dan pusat pemerintahan dari triumvirat (tiga pemimpin) berjuluk ‘Rajo Tigo Selo’.

Sistem kepemimpinan ini menempatkan Raja Alam sebagai pemimpin kerajaan yang dibantu dua wakil ; yaitu Raja Adat yang berkedudukan di Buo serta Raja Ibadat yang berkedudukan di Sumpur Kudus.

Kedua wakil (raja adat dan raja ibadat) memutuskan berbagai perkara yang berkaitan dengan permasalahan adat dan agama. Jika ada masalah yang tidak terselesaikan, maka Raja Pagaruyung (Raja Alam) turun tangan menyelesaikannya.

https://m.tempo.co /read/news/2013/10/31/058526045/sby-serahkan-rp-1-m-untuk-istano-pagaruyung/3



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Prosesi Peresmian Istana Basa Pagaruyung Oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>