Pasar Wisata Bukittinggi : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » Budaya sejarah » sejarah » Sejarah Pasar wisata » Pasar Wisata Bukittinggi

Pasar Wisata Bukittinggi

(929 Views) Desember 20, 2015 11:09 pm | Published by | No comment

Tidak banyak yang tahu bahwa di pasar atas terdapat pasar wisata. Pasar wisata dibangun tahun 80-an. Pada saat kota Bukittinggi dijadikan Kota Wisata. Pasar ini terletak di depan Mesjid Raya, di belakang pasar atas, di depan parkir.

pasar wisata-Bukittinggi terletak di belakang pasar atas. Depan mesjid raya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pasar wisata merupakan bangunan dua lantai. Pasar wisata terletak di lantai 2. Sedangkan lantai 1, toko makanan, soto H. Minah, di bagian belakang ada nasi kapau, di bagian samping toko menjual oleh-oleh khas Bukittinggi berupa sandal, tas, dompet dan lain-lain.

Saya pernah ke Pasar wisata yang terletak lantai 2, satu kali, tahun 1990. Ingin mengetahui, apa saja yang dijual di pasar itu. Pada bangunan lantai 2, hanya ada satu ruangan besar yang memamerkan/menjual semua produk buatan khas Bukittinggi, dari mukena, jilbab, baju bordir dan makanan. Kalau di Jakarta seperti, SMESCO, yang memamerkan/menjual produk kerajinan seluruh Indonesia.

Pasar wisata menampung pengrajin kecil dari Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Agam untuk menjual produk mereka di pasar ini. kerajinan songket, kerajinan kayu dan souvenir, dan kreasi barang-barang anyaman. Tetapi, karena sepi pengunjung, pasar itu berubah fungsi menjadi pasar batu akik. Penjual batu akik yang berjualan di sepanjang janjang empat puluh, dipindahkan ke pasar wisata itu.




Pasar itu sepi pengunjung, walaupun barang yang dipamerkan/dijual banyak. Saya kira sebagian wisatawan tidak mengetahui kehadiran pasar tersebut, karena terletak di belakang pasar atas. Selain itu, dari tempat parkir tidak terlihat keramaian, karena ruang di lantai 2 itu tertutup, setelah menaiki tangga dan membuka pintu masuk, terlihat barang-barang yang dipajang untuk dijual.

Kalaupun ada wisatawan yang mengetahui keberadaan pasar wisata, mereka akan memilih belanja di pasar atas karena barang- barang di Pasar atas lebih murah, lengkap, banyak pilihan, dan mudah dicapai.

Pada hari biasa, Senin-Jumat, pasar atas (bangunan lantai 2 yang ada di depan jam gadang) sepi pengunjung. Pada hari Sabtu dan Minggu lebih ramai karena banyak wisatawan.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Pasar Wisata Bukittinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>