Parkir Kendaraan Roda Dua di Pasar Atas, Bukittinggi : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » wisata » Transportasi » Parkir Kendaraan Roda Dua di Pasar Atas » Parkir Kendaraan Roda Dua di Pasar Atas, Bukittinggi

Parkir Kendaraan Roda Dua di Pasar Atas, Bukittinggi

(1059 Views) Juli 13, 2016 9:10 am | Published by | No comment



Saya mendapatkan informasi dari teman melalui facebook, sejak Sabtu 25 Juni 2016 pemerintah Bukittinggi menggunakan gedung bioskop Gloria (yang terletak di depan Mesjid Raya) untuk tempat parkir. Pengelolaan parkir di bioskop Gloria langsung ditangani oleh pemerintah Bukittinggi. Tarif parkir di lokasi itu sesuai Perda no 10/ 2012 tentang retribusi parkir, sebesar Rp2.000 untuk dua jam pertama dan selanjutnya Rp1.000 per jam.

Toko di depan pasar atas arah ke pasar lereng.

Beberapa hari kemudian, sepupu memposting foto parkir kendaraan roda dua di pinggir Jl. Yos Sudarso, Perempatan Hotel The Hill, dan Jl. Luruih. di facebook. Ini merupakaan dampak pengalihan parkir kendaraan roda dua dari Jl. Minangkabau, depan Patung Harimau serta kawasan Jam Gadang ke gedung bioskop Gloria.

Posting foto lain di facebook, di area pasar bawah, di Jl. Perintis Kemerdekaan parkir kendaraan roda dua hampir menggunakan setengah badan jalan. Menurut sepupu, melalui komen di facebook, parkir di bioskop Gloria tidak penuh, masih terdapat ruang parkir, tapi pengendara kendaraan roda dua memilih parkir di pinggir jalan.

Ini seperti memindahkan kemacetan dan kesemrawutan parkir kendaraan roda dua dari satu tempat ke tempat yang lain. Akan tetapi kondisi ini segera ditangani oleh pemerintah kota Bukittinggi dengan menindak parkir kendaraaan roda dua yang parkir di pinggir jalan.

Penggunaan gedung bioskop Gloria merupakan alternatif yang baik, karena terletak di pasar atas, sehingga akses pengunjung menuju pasar atas, Kampung Cina, dan Pasar Bawah tidak terlalu jauh.

Di area pasar atas, parkir kendaraaan roda empat dan roda dua terbatas, sedangkan arus pergerakan pejalan kaki sangat tinggi. Selain itu, pedagang kaki lima menepati ruang terbuka di bawah jam gadang, sehingga menimbulkan kemacetan dan kesemrawutan yang tinggi.




Pemerintah Bukittinggi sudah menyediakan gedung parkir di Jl. Perintis Kemerdekaan. Parkir juga terdapat di Plaza Bukittinggi. Pada hari libur libur nasional, kebutuhan parkir meningkat karena banyak kendaraan dari luar kota. Kedisiplinan warga untuk parkir pada tempat yang telah ditentukan dan pengaturan parkir yang langsung dikelola oleh pemerintah kota (terutama parkir yang menggunakan badan jalan), bisa menjadi solusi.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Parkir Kendaraan Roda Dua di Pasar Atas, Bukittinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>