Pakaian Adat Pengantin Wanita Koto Gadang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » Budaya sejarah » budaya » Pakaian Adat Pengantin Wanita Koto Gadang » Pakaian Adat Pengantin Wanita Koto Gadang

Pakaian Adat Pengantin Wanita Koto Gadang

(2190 Views) Januari 26, 2018 10:40 am | Published by | No comment



Pakaian adat pengantin wanita Koto Gadang sangat khas, berupa tekuluak yang diletakkan di atas kepala. Tekuluak seperti selendang yang terbuat dari kain beludru dan dihias dengan benang emas. Tekuluak diletakkan di atas kepala dan ujung tekuluak harus sama tinggi menutupi dada. Pengantin wanita akan memegang ujung tekuluak dengan kedua tangannya.

Baju pengantin berwarna merah dari beludru dengan ornamen benang emas dan minsie. Baju mempunyai lengan ¾ , (tidak seluruh lengan tertutup baju) karena akan digunakan untuk gelang.

Kain menggunakan kain songket dan selendang yang disampirkan di bahu kanan. Kain songket dan selendang mempunyai motif yang sama. Kain songket yang digunakan songket dari nagari pandai sikek (nagari penghasil songket, selain songket Silungkang).




baju pengantin-anak daro- koto gadang.

Jika wanita Minang menikah, mereka biasa memilih suntiang untuk hiasan kepala. Suntiang yang biasa digunakan suntiang yang berasal dari daerah Darek, karena bentuk suntiang yang lebar dan mempunyai ornament suntiang yang lebih beragam. Akan tetapi, saat ini mulai tersedia di penyewaan alat pernikahan adat Minang di Jakarta, hiasan kepala berupa tekuluak khas Koto Gadang. Jadi tidak hanya orang dari nagari (berasal) Koto Gadang yang menggunakan hiasan tekuluak pada saat pesta pernikahan, tetapi wanita selain dari nagari Koto Gadang dapat menggunakannya. Salah satu alasan banyak pengantin wanita yang menggunakan hiasan kepala berupa tekuluak, karena tidak berat, seperti suntiang. Agar tekuluak tidak lepas dari kepala harus disemat.

Perhiasan untuk pengantin wanita antara lain ; galang gadang, galang maniak baranggo, kaluang mansora dan ampiang (rangkaian kalung yang terdiri dari satu atau dua lapis kalung), Kaluang gadang (beberapa buah ornamen besar). Maniak baranggo dan merjan. Maniak baranggo merupakan mainan kaluang yang dibentuk seperti bola, di dalamnya kosong (baranggo). Liontin, kalung dengan mata berlian atau intan. Daraham dan kaluang ketek. Daraham seperti koin emas yang disusun menjadi kalung, kaluang ketek (hiasan kaluang yang kecil, tidak menonjol). Di bagian kepala, di atas kening ada hiasan kecil.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Pakaian Adat Pengantin Wanita Koto Gadang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>