Orang Minang Dimakamkan di Kampung, Tapi Buya Hamka dimakamkan di Jakarta : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » Budaya sejarah » budaya » Dimakamkan di Kampung » Orang Minang Dimakamkan di Kampung, Tapi Buya Hamka dimakamkan di Jakarta

Orang Minang Dimakamkan di Kampung, Tapi Buya Hamka dimakamkan di Jakarta

(848 Views) Februari 16, 2017 8:04 pm | Published by | 2 Comments



Pada artikel (ada yang share di facebook) yang ditulis oleh Rusydi Hamka (anak Buya Hamka) tentang pemakaman Buya Hamka, ada bagian yang menarik perhatian saya ketika Gubernur Sumatera Barat, Azwar Anas (saat itu) menanyakan ke ahli waris, apakah tidak ada Buya berpesan untuk dimakamkan di Maninjau (di Sumatera Barat) tanah kelahiran buya. Rusydi Hamka menjawab,buya Hamka hanya berpesan dimakamkan di sebelah istrinya yang telah lebih dulu berpulang, di Blok P, tapi karena pemakaman blok P akan ditutup maka Buya dimakamkan di tanah Kusir. Gubernur Jakarta, saat itu, Tjokropranolo berjanji akan memindahkan makan istri buya ke tanah kusir di sebelah makam Buya. Rusdy menambahkan bahwa warga Jakarta juga mencintai buya. Ini membuat Gubernur Azwar Anas merasa sedih.

Dalam masyarakat Minang, pada saat meninggal, mereka atau keluarga mereka ingin dimakamkan di kampung. Walau telah merantau ke Jakarta, Medan, Bandung atau kota-kota besar lainnya, jika memungkinkan untuk membawa jenazah pulang ke kampung, maka diupayakan untuk dimakamkan di kampung. Biasa, jenazah sudah dimandikan dan disalatkan, sehingga sampai di kampung langsung dimakamkan, di tanah keluarga, tanah pusako. Tanah pusako bagi masyarakat Minang terdiri dari tanah sawah/ladang, rumah, pemakaman,dan kolam.




Jika suami istri meninggal maka mereka bisa dimakamkan di tempat yang berbeda, karena tanah keluarga, tanah pemakaman, tanah pusako mereka berbeda. Akan tetapi om (paman saya) dan Nanda (kakak wanita saya), mereka dimakamkan di tanah pemakaman, tanah pusako pasangannya. Om meminta sebelum meninggal dimakamkan di sebelah istrinya (di pemakaman keluarga istrinya). Sedangkan Nanda, diminta oleh suaminya, untuk dimakamkan di pemakaman keluarga mereka. Jarak antara tanah pemakaman keluarga kami dan tanah pemakaman keluarga suami Nanda tidak jauh, di kampung, di Balingka.

makam keluarga

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagaimana dengan keluarga kami? Apakah semua keluarga dimakamkan di pemakaman keluarga? Tidak, hanya sebagian keluarga yang dimakamkan di pemakaman keluarga, biasa keluarga yang bermukim di kampung atau di Bukittinggi, sedangkan keluarga yang bermukim di Padang dan Jakarta, dimakamkan di kota pada saat mereka meninggal. Nenek dimakamkan di Jakarta. Adik nenek yang bermukim dan meninggal di Padang dimakamkan di Padang.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

2 Komentar for Orang Minang Dimakamkan di Kampung, Tapi Buya Hamka dimakamkan di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>