Olahan Terung Pada Masakan Minang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » kuliner » Olahan Terung Pada Masakan Minang » Olahan Terung Pada Masakan Minang

Olahan Terung Pada Masakan Minang

(1206 Views) Februari 25, 2017 3:34 pm | Published by | No comment



Terung merupakan sayuran yang sering digunakan untuk masakan Minang. Terung yang digunakan untuk masakan Minang, terung berwarna ungu. Terung berwarna hijau dan terung berbentuk bulat untuk lalapan tidak pernah digunakan untuk masakan Minang. Kedua jenis terung tersebut (terung berwarna hijau muda dan bulat), jarang ditemukan di pasar ateh ngarai dan pasar bawah Bukittinggi). Orang Minang tidak mempunyai kebiasaan memakan lalapan (sayur mentah).

Terung dalam masakan Minang dapat diolah ke dalam berbagai masakan ; digoreng, direbus, dan digulai. Pada sebagian masakan, terung menjadi bahan makan pelengkap, bukan bahan makanan utama. Masakan dengan menggunakan terung lebih sering digunakan untuk masakan rumah, jarang tersedia menu berbahan baku terung di rumah makan/restoran Padang.




Di restoran/rumah makan Padang, terung balado cabe merah atau cabe hijau dicampur dengan teri, tempe, dan jengkol. Saya tidak menemukan menu khusus terung balado cabe merah di restoran Padang. Menu terung balado cabe merah dapat ditemukan di warung tegal (warteg).

Terung balado cabe merah merupakan menu masakan rumah. Terung dipotong serong dengan ketebalan 2 cm, atau dibagi dua memanjang dan dipotong serong, dilumuri garam dan digoreng. Ada dua cara menggoreng terung ; terung digoreng kering, sehingga dagingnya menyusut, tapi lebih wangi dan sedikit garing, atau terung digoreng basah (digoreng sebentar saja, sampai kulit bagian luar layu), daging terung masih terasa lembut. Terung balado dapat dicampur dengan teri atau ikan asin.

terung balado campur jengkol

Gulai kalio terung dimasak dengan daging, agar rasa manis pada daging menyerap ke dalam terung. Daging dimasak sampai menjadi rendang, sedangkan terung hanya sampai gulai (kalio-gulai sebelum menjadi rendang) saja. Untuk gulai kalio terung, terung tidak dipotong-potong kecil-kecil tapi dibuang batang saja, lalu dimasak utuh, agar tidak hancur.

Selain digoreng dan digulai kalio, terung direbus dan dimakan dengan sambel (sambalado). Selain rebusan terung, rebusan daun singkong (daun pucuak ubi), dan ketimun menjadi pendamping sambalado, dimakan dengan nasi hangat.

Sumber foto : Zulkifli



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Olahan Terung Pada Masakan Minang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>