Makan Bajamba, Makan Bersama Dalam Satu Wadah : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » Budaya sejarah » budaya » Makan Bajamba » Makan Bajamba, Makan Bersama Dalam Satu Wadah

Makan Bajamba, Makan Bersama Dalam Satu Wadah

(901 Views) Maret 15, 2016 1:34 am | Published by | No comment



Tahun 1988, saat kakak wanita saya menikah di Bukittinggi, ada tradisi makan bajamba, makan bersama dalam satu wadah. Lima-tujuh orang ibu-ibu makan dalam satu wadah. Mereka mengelilingi wadah tersebut dan makan bersama-sama. Wadah/piring tempat makan itu khusus, berbentuk lingkaran dengan diameter 50-60 cm, tipis, terbuat dari kaleng (bukan kaca). Piring/wadah itu digunakan pada acara pesta (baralek), pesta penikahan, batagak penghulu, atau acara lain.

Sebelum makan bersama di mulai, ibu-ibu mengelilingi piring kaleng itu. Lalu, diletakkan nasi ke dalam wadah secukupnya, untuk 5-7 orang. Lauk (samba) diletakkan di bagian tengah nasi. Setelah itu, orang yang lebih tua dari kelompok itu mempersilakan makan dan memulai menyuap, diikuti ibu-ibu yang lain. Aturan main makan bersama-sama, mereka mengambil nasi dan lauk terdekat, menyuap dengan tangan kanan, dan meloncatkan ke dalam mulut (jangan sampai tangan tersentuh mulut, untuk menjaga kebersihan). Jika nasi dan lauk dirasa kurang, yang paling tua menambahkan lauk ke dalam wadah. Semua makan sampai nasi dan lauk habis.

Sebelum cuci tangan, makan bajamba diakhiri dengan makan parabuangan (makanan penutup), seperti pinyaram, bulek-bulek, pisang, kue, dan wajik. Setelah itu, ibu yang paling tua mencuci tangan diikuti ibu-ibu yang lain.




Dalam makan bajamba, ada norma yang perlu diketahui. Untuk laki-laki, mereka duduk bersila, sedangkan perempuan duduk bersimpuh. Makan dengan tangan. Nasi dan lauk sedikit dikepal dan diloncatkan ke dalam mulut, agar tidak ada nasi yang berceceran saat dimasukkan ke dalam mulut. Tangan kiri menampung sisa makanan, sekiranya ada nasi yang terjatuh. Mendahulukan yang lebih tua, untuk makan dan mencuci tangan (jika makan telah usai).

Dalam acara baralek (pesta) selalu tersedia lauk (samba) adat, setiap nagari mempunyai jumlah dan jenis lauk (samba) adat yang berbeda. Lauk (samba) adat terdiri dari 5-8 jenis lauk, yaitu gulai ayam, rendang, asam padeh daging, kerupuk sanjai balado, dan pangek ikan. Semua lauk (samba) adat itu harus ada di dalam wadah, tempat makan bersama-sama.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Makan Bajamba, Makan Bersama Dalam Satu Wadah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>