Kue Sapik/Kue Semprong Rasa Durian : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » Resep » Kue Sapik » Kue Sapik/Kue Semprong Rasa Durian

Kue Sapik/Kue Semprong Rasa Durian

(2406 Views) Januari 4, 2015 5:44 pm | Published by | No comment



Bahan :

500 gr tepung beras
300 ml santan kental dari 1 kelapa, disesuaikan dengan kekentalan adonan
150 gr gula pasir
2 telur
Garam secukupnya
3 butir durian (diambil dagingnya)
Minyak goreng untuk dioleskan ke cetakan sebelum dipanggang.




Cara membuat :
Santan dan daging durian diaduk, dan dihaluskan dengan tangan, sampai tidak ada bongkahan daging durian, saring.
Kocok telur, lalu tambahkan tepung beras, gula pasir, dan garam.
Setelah itu masukkan santan (yang sudah dicampur durian) sedikit demi sedikit, sambil terus diaduk-aduk dengan sendok, sampai adonan licin (tidak ada bongkahan tepung).
Hindari adonan terlalu kental (hasil kue tebal dan terasa keras) dan adonan terlalu encer (hasil tipis dan mudah gosong).
Sebelum memulai, olesi cetakan dengan minyak goreng, agar adonan tidak lengket ke cetakan. Harus dicoba berkali-kali, sampai adonan tidak lengket.
Adonan siap dipanggang dengan menggunakan cetakan kue sapik. Masukkan 2-3 sendok (sesuai besar cetakan) dijepit, lalu bolak-balik cetakan agar kedua sisi masak merata.
Setelah matang, cepat-cepat diangkat dengan menggunakan ujung pisau, tarik dengan tangan. Selagi panas harus segera dibentuk : digulung seperti kue semprong atau dilipat. Tekan dan tahan dengan garpu atau pisau agar lipatannya rapi, tidak mengembang. Jika sudah agak dingin tidak dapat lagi dibentuk, bisa patah.

Tip:
Cetakan kue sapik ada dua :
cetakan tradisional, menggunakan besi, dengan pegangan kayu, berat, ukurannya lebih besar.
Cetakan listrik ukuran besar kue lebih kecil, dan lebih cepat masak dibanding cetakan tradisional. Tapi motif pada kue samar. Beda dengan cetakan tradisional, motif bunga pada kue tampak jelas.
Jangan masukkan terlalu banyak durian, kue sapik tidak akan berhasil, terlalu tebal dan kental.
2-3 biji durian (dari durian yang matang sempurna) cukup menimbulkan aroma dan rasa durian yang tajam.

kue sapik kue lebaran khas Minang.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Kue Sapik/Kue Semprong Rasa Durian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>