Karupuak Jangek, Kerupuk Kulit Khas Bukittinggi : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » Jualan » Karupuak jangek » Karupuak Jangek, Kerupuk Kulit Khas Bukittinggi

Karupuak Jangek, Kerupuk Kulit Khas Bukittinggi

(6635 Views) Februari 15, 2015 10:53 pm | Published by | No comment



Karupuak Jangek, atau kerupuk kulit terbuat dari kulit sapi. Kulit sapi direbus, dibuang bulu-bulu halus yang menempel dikulitnya, diberi garam, dipotong-potong, dan dijemur sampai kering. Cara lain untuk menghilangkan bulu yang menempel pada kulit sapi, dengan membakar kulit, dan menghilangkan bulu yang terbakar dengan pisau.

Karupuak jangek yang sudah digoreng, siap saji, dapat ditemukan di restoran padang, warung, dan tempat penjual sate. Karupuak janget, paling cocok dimakan dengan sate.

Kerupuk jangek dijual di belakang pasar atas dan di pasar bawah, banyak ukuran yang ditawarkan, yang paling kecil 1-3 cm, yang besar (ada di penjual sate) lebar 4-5 cm dan panjang 15 cm. Karupuak jangek mentah, ukuran besar antara 2-8 cm.




Cara Mengoreng :

1. Panaskan minyak (jangan terlalu panas)
2. Masukkan Karupuak jangek, sedikit, lalu siram-siram dengan minyak panas, jangan biarkan di dalam minyak, tapi digoyang-goyangkan di dalam kuali. Sebentar ditarik ke dalam minyak, sebentar ditarik ke sisi pinggir kuali, agar karupuak mengembang.
3, Setelah berubah warna, dan seluruh bagian karupuak jangek mengembang angkat.
4. Tunggu sampai dingin.
5. Karupuak jangek siap disajikan atau dimasukkan ke dalam toples atau plastik.
6. Jika ingin bikin karupuak jangek balado, tambahkan sambal goreng pada saat karupuak jangek sudah dingin.
7. Jika pada saat masih panas, karupuak jangek dicampur sambal, akan mudah layu.
8. Goreng secukupnya.
9. Jangan simpan karupuak jangek mentah terlalu lama (lebih dari 6 bulan di suhu ruangan, bisa menjadi lembek). Agar kembali keras, jemur di bawah sinar matahari.

Mahal atau murah harga karupuak jangek tergantung harga pasar. Jika terjadi perubahan harga akan diberitahu.

karupuak jangekkarupuak jangek kerupuk kulit.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Karupuak Jangek, Kerupuk Kulit Khas Bukittinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>