Janjang (Tangga) yang Menghubungkan Pasar Atas dengan Pasar Lainnya : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » wisata » Tujuan wisata » Janjang (Tangga) yang Menghubungkan Pasar Atas dengan Pasar Lainnya » Janjang (Tangga) yang Menghubungkan Pasar Atas dengan Pasar Lainnya

Janjang (Tangga) yang Menghubungkan Pasar Atas dengan Pasar Lainnya

(1264 Views) Desember 2, 2015 9:51 pm | Published by | No comment



Kontur yang berbukit-bukit menyebabkan sirkulasi jalan mendaki dan menurun, dan banyak dibangun tangga (orang Minang menyebutnya dengan janjang) di Bukittinggi. Pemerintah Belanda memulai pembangunan janjang untuk menghubungkan antara pasar atas dengan pasar lain yang dibangun oleh pemerintah Belanda. Janjang yang terkenal, janjang 40 di sebelah Utara. Janjang itu menghubungkan antara pasar atas dan pasar bawah.

Janjang 40 (empat puluh) atau dalam bahasa Minang, janjang ampek puluah, karena anak tangga (step) berjumlah 40 buah, saya sudah hitung, betul sebanyak 40 buah. Tangga ini cukup curam. Setelah itu, disambung dengan tangga lain yang lebih landai untuk mencapai anak tangga paling akhir. Janjang 40 sangat terkenal di Bukittinggi, sehingga dibuat lagu.

Tangga yang menghubungkan Pasar Atas dengan Kampung Cina di sebelah Barat ada dua yaitu Janjang Minang dan Janjang “Kampuang Cino”. Janjang Kampuang Cino berganti nama menjadi janjang Pesanggrahan. menghubungkan Jl, Minangkabau dan Jl. A. Yani. Janjang ini lebih dekat ke jam gadang dan lebih pendek. Sebelah kanan kiri janjang terdapat toko dan ramai dilalui pejalan kaki. Sedangkan, Janjang Pesanggrahan menghubungkan Jl. Cindua Mato dan Jl, A. Yani, janjang ini lebih panjang dan di sepanjang jalur janjang terdapat hotel, rumah, dan toko di bagian bawah. Janjang ini lebih dekat ke kebun binatang.




Janjang Gantuang, disebut janjang gantuang karena janjang ini tersambung dengan jembatan penyeberangan. Janjang gantuang terletak di sebelah Timur. Terdapat beberapa tangga dari pasar atas, melalui loods daging, dan berakhir di janjang gantuang. Jembatan (janjang gantuang) itu dibangun pada tahun 1932 oleh Controleur W.J. Cator (1931-1932).

Janjang Gudang yang menghubungkan Pasar Atas dengan Jalan Perintis Kemerdekaan, dulu bernama jalan “Kampementslaan” terletak di sebelah Selatan. Lokasi janjang gudan terletak di sebelah toko Rima di depan jam gadang. Di sebelah kanan janjang gudang masih terdapat toilet yang dibangun pada masa Belanda dan masih digunakan sampai saat ini.

janjang gudang di Bukittinggi.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Janjang (Tangga) yang Menghubungkan Pasar Atas dengan Pasar Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>