Gulo-Gulo Tareh (Permen Khas Minang) : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » cemilan minang » Gulo-Gulo Tareh (Permen Khas Minang)

Gulo-Gulo Tareh (Permen Khas Minang)

(17 Views) Juli 18, 2022 12:59 am | Published by | No comment

Gulo-gulo tareh merupakan permen tradisional di Bukittinggi yang sudah ada sejak dulu dan masih bertahan sampai hari ini. Walaupun, sudah banyak permen buatan pabrik di toko kue yang ada di Bukittinggi. Tahun 80-an, penjual gulo-gulo tareh masih mudah ditemukan dibanding tahun 2000.

Penjual gulo-gulo tareh menjajakan jualannya di depan toko atau di sebelah pedagang kaki lima yang lain. Penjual gulo-gulo tareh semakin sedikit dan hanya berjualan pada hari pasar, atau hari libur. Pada hari libur, banyak wisatawan lokal yang ingin mencoba atau perantau yang mengingat kembali, jajanan masa kecil. Gulo-gulo dalam bahasa Minang, gula-gula atau permen.

Gulo-gulo tareh ini masih dijual di pasar atas, pasar bawah, atau pasar lereng/pasar putiah, Bukittinggi. Permen gulo-gulo tareh tidak dijual di pasar ateh ngarai dan pasar yang ada setiap hari pasar di beberapa nagari. Gulo-gulo tareh tidak dijual di toko makanan. Pada hari biasa, sulit menemukan penjual gulo-gulo tareh, kadang-kadang ada, kadang-kadang tidak ada. Tapi hari Rabu dan Sabtu (hari pasar di Bukitinggi), penjual gulo-gulo tareh lebih mudah ditemukan di pasar. Tidak ada permen tradisional lain, selain gulo-gulo tareh.

Gulo-gulo tareh, berwarna coklat, berbentuk tidak beraturan (karena dipotong secara manual), panjangnya kira-kira 2 cm, dan dilapisi tepung ubi warna putih. Tepung ubi berfungsi agar gulo-gulo tareh tidak lengket/menyatu satu dengan yang lain.

Gulo-gulo tareh diletakkan di atas nampan lebar, sebagian sudah dimasukkan ke dalam plastik kecil dengan harga Rp. 10.000. Sedangkan, yang lain di masukkan ke dalam plastik sesuai pesanan pembeli, misal pembeli minta 1 kg atau 1/2 kg, atau sekedar mencoba (mencicipi) rasa gulo-gulo. Gulo-gulo tareh,terbuat dari gula tebu tanpa bahan pengawet. Kata tareh berarti keras. Permen ini sangat keras kalau digigit, pada saat dimasukkan ke mulut.

Permen dihisap sampai kecil, setelah itu digigit. Rasanya manis, sangat manis, tanpa bahan pengawet. Permen ini akan lembek, jika disimpan di dalam suhu ruangan dalam waktu yang lama. Jika tepung ubinya habis, permen satu dengan yang lain dapat menyatu dan lengket, karena sudah mulai lembek. Agar tahan lama, permen ini dapat dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau toples kedap udara.Gulo-gulo tareh merupakan permen tradisional di Bukittinggi yang sudah ada sejak dulu dan masih bertahan sampai hari ini. Walaupun, sudah banyak permen buatan pabrik di toko kue yang ada di Bukittinggi. Tahun 80-an, penjual gulo-gulo tareh masih mudah ditemukan dibanding tahun 2000.

gulo gulo tareh permen tradisional minang

Penjual gulo-gulo tareh menjajakan jualannya di depan toko atau di sebelah pedagang kaki lima yang lain. Penjual gulo-gulo tareh semakin sedikit dan hanya berjualan pada hari pasar, atau hari libur. Pada hari libur, banyak wisatawan lokal yang ingin mencoba atau perantau yang mengingat kembali, jajanan masa kecil. Gulo-gulo dalam bahasa Minang, gula-gula atau permen.

Gulo-gulo tareh ini masih dijual di pasar atas, pasar bawah, atau pasar lereng/pasar putiah, Bukittinggi. Permen gulo-gulo tareh tidak dijual di pasar ateh ngarai dan pasar yang ada setiap hari pasar di beberapa nagari. Gulo-gulo tareh tidak dijual di toko makanan. Pada hari biasa, sulit menemukan penjual gulo-gulo tareh, kadang-kadang ada, kadang-kadang tidak ada. Tapi hari Rabu dan Sabtu (hari pasar di Bukitinggi), penjual gulo-gulo tareh lebih mudah ditemukan di pasar. Tidak ada permen tradisional lain, selain gulo-gulo tareh. Gulo-gulo tareh, berwarna coklat, berbentuk tidak beraturan (karena dipotong secara manual), panjangnya kira-kira 2 cm, dan dilapisi tepung ubi warna putih.

Tepung ubi berfungsi agar gulo-gulo tareh tidak lengket/menyatu satu dengan yang lain. Gulo-gulo tareh diletakkan di atas nampan lebar, sebagian sudah dimasukkan ke dalam plastik kecil dengan harga Rp. 10.000. Sedangkan, yang lain di masukkan ke dalam plastik sesuai pesanan pembeli, misal pembeli minta 1 kg atau 1/2 kg, atau sekedar mencoba (mencicipi) rasa gulo-gulo.

Gulo-gulo tareh,terbuat dari gula tebu tanpa bahan pengawet. Kata tareh berarti keras. Permen ini sangat keras kalau digigit, pada saat dimasukkan ke mulut. Permen dihisap sampai kecil, setelah itu digigit. Rasanya manis, sangat manis, tanpa bahan pengawet. Permen ini akan lembek, jika disimpan di dalam suhu ruangan dalam waktu yang lama. Jika tepung ubinya habis, permen satu dengan yang lain dapat menyatu dan lengket, karena sudah mulai lembek. Agar tahan lama, permen ini dapat dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau toples kedap udara.

This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Gulo-Gulo Tareh (Permen Khas Minang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>