Bendera Marawa Merah Hitam Kuning (Emas) : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » Budaya sejarah » budaya » Bendera Marawa » Bendera Marawa Merah Hitam Kuning (Emas)

Bendera Marawa Merah Hitam Kuning (Emas)

(3180 Views) Maret 4, 2015 9:52 pm | Published by | No comment



Setiap ada acara besar di Bukittinggi, selalu terpasang bendera marawa berwarna Merah Hitam Kuning, dengan tiang bambu. Bendera dipasang di sepanjang jalan menuju ke tempat acara, dan di sekitar tempat acara. Bendera berbentuk segitiga memanjang, dari bawah ke atas, pada bagian atas bendera mengecil. Sisi luar bendera dari tiga warna, menggambarkan lokasi acara diadakan). Jadi, jika diperhatikan sisi luar bendera, tidak selalu sama : hitam, merah, atau kuning, tapi berbeda-beda tergantung lokasi. Warna merah di sisi luar bendera, itu berarti acara diadakan di daerah Agam.

Bendera marawa sering hadir pada acara adat dan acara pemerintahan dalam skala besar, acara pengangkatan datuk, dan peresmian gedung. Acara Tour de Singkarak yang merupakan acara International, menggunakan bendera marawa. Bendera ada di tempat acara diadakan, pada saat itu di Jam Gadang.




bendera marawa di istano pagaruyuang

Warna hitam, kuning, dan merah pada bendera marawa mempunyai arti, yaitu:
Hitam, melambangkan daya tahan, tapi mempunyai akal dan budi.
Kuning, melambangkan keagungan, undang-undang, dan hukum.
Merah, melambangkan keberanian, punya rasa dan periksa.
Tiang, melambangkan menembus (mambasuik) dari bumi.

Bendera marawa menunjukan wilayah Adat tiga Luhak (Luhak Nan Tigo ) yaitu : luhak Agam, Luhak Limapuluh Koto, dan Luhak Tanadata.

Selain makna dari masing-masing warna. Warna melambangkan asal luhak. Kalau terdapat acara di daerah Luhak Limopuluh Koto maka warna hitam berada pada sisi luar bendera marawa. (warna luhak limo puluh Koto, hitam). Acara di daerah Agam, maka sisi luar bendera berwarna merah (warna luhak Agam, merah, atau orang sebut sirah). Acara di daerah Tanahdata, maka sisi luar bendera berwarna kuning-emas- (warna luhak Tanahdata, kuning .

Dalam acara adat, terdapat tata cara pemasangan bendera marawa.
1. Dipasang pada acara adat kebesaran Ninik Mamak Pemangku Adat (urang ampek jinih dan jinih nan ampek).
2. Dipasang pada acara pelantikan/pengambilan sumpah penghulu, manti, malin dan dubalang.
3. Marawa dipasang kiri-kanan jalur jalan dan gerbang tempat acara adat.

Setiap luhak mempunyai istilah masing-masing yang menggambarkan kondisi alam dan keadaan masyarakatnya.:

Istilah untuk luhak Agam, airnya keruh, ikannya liar, dan buminya hangat (airnyo karuah, ikannya lia dan buminya hangat).
Istilah untuk luhak Limopuluh Koto airnya manis, ikannya banyak, dan buminya tawar ( aianyo manih, ikannyo banyak dan buminyo tawar).
Untuk Luhak Tanahdatar, airnya jernih, ikannya jinak, dan buminya dingin, (aianyo janiah, ikannyo jinak dan buminya dingin).



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Bendera Marawa Merah Hitam Kuning (Emas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>