Benda Cagar Budaya Menyerupai Candi di Depan Surau Taluak : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » arsitektur » arsitektur publik » Benda Cagar Budaya Menyerupai Candi di Depan Surau Taluak » Benda Cagar Budaya Menyerupai Candi di Depan Surau Taluak

Benda Cagar Budaya Menyerupai Candi di Depan Surau Taluak

(997 Views) Desember 3, 2017 1:16 am | Published by | No comment



Ketika berkunjung ke surau Taluak, Banuhampu, Kabupaten Agam, saya melihat papan nama benda cagar budaya menyerupai candi di depan surau itu. Bentuk benda cagar budaya itu seperti stupa, tidak besar, kira-kira berdiameter 6 meter dengan tinggi 2-3 meter. Tapi, yang menarik perhatian, apakah benar ada situs candi di Kabupaten Agam? Dari sejarah yang saja baca, sebelum masuk Islam, di daerah Minang berkembang agama Hindu, tapi selama ini belum pernah ditemukan situs berupa candi di Minangkabau.

Saya mengirim foto ini ke teman yang sering berkunjung ke candi-candi di Jawa. Apakah ia pernah menemukan candi yang mirip dengan foto yang saya kirim via whatapps. Ia mengatakan, di Sumatera, candi hanya terdapat di Muara Takus, Jambi. “Bangunan itu mirip Mausoleum,” katanya. “Apakah di sekitarnya ada makam? , tanyanya via whatapps. Betul di sekitar situs tersebut terdapat 3 makam. Dua makam tua, terlihat dari bentuk batu nisan. Mausoleum merupakan monumen/prasasti untuk menghormati seseorang (biasa pejabat atau orang besar) yang dimakamkan di lokasi tersebut.




benda cagar budaya bangunan menyerupai candi di depan surau taluak.

Jika benar itu mausoleum, berarti situs tersebut dibangun di zaman Belanda? Saya ingat pernah memotret rumah kayu besar, tapi bukan rumah gadang, di belakang Surau Taluak. Tidak ada pagar yang membatasi halaman surau Taluak dan halaman rumah besar itu. Kemungkinan rumah pengusaha atau pejabat Belanda. Teman saya membenarkan, bahwa rumah kayu itu merupakan rumah Belanda.

Ketika saya bertanya pada teman yang tinggal di daerah itu, ia mengatakan bangunan serupa juga ada di Nagari Sariak, dekat surau. Sama dengan rumah kayu di dekat Surau Taluak. Kemungkinan Belanda membangun rumah pejabat di dekat surau untuk mengamati pergerakan laki-laki Minang. Di Minang surau merupakan pusat kegiatan bagi bagi laki-laki remaja sampai dewasa, selain sebagai tempat Salat, surau menjadi tempat belajar mengaji, bersilat, dan bertukar pengetahuan dan pengalaman. Surau memegang peranan penting dalam pergerakan melawan Belanda di Minangkabau.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Benda Cagar Budaya Menyerupai Candi di Depan Surau Taluak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>