Arsitektur Mesjid Taqwa Sungai Buluh : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » arsitektur » arsitektur publik » Arsitektur Mesjid Taqwa Sungai Buluh » Arsitektur Mesjid Taqwa Sungai Buluh

Arsitektur Mesjid Taqwa Sungai Buluh

(885 Views) Desember 5, 2017 1:34 am | Published by | No comment



Selama melakukan perjalanan di Bukittinggi dan sekitarnya, saya selalu berhenti untuk memotret rumah gadang, surau, dan mesjid lama, salah satunya Mesjid Taqwa Sungai buluh. Mesjid ini mempunyai atap dome segi delapan. Mesjid berbeda dengan surau, mesjid berarti tempat melaksanakan Salat limawaktu dan dapat digunakan untuk Salat Jumat. Sedangkan Surau, hanya digunakan untuk Salat lima waktu, tetapi tidak dapat digunakan untuk Salat Jumat, karena luas yang terbatas, tidak dapat menampung jamaah dalam jumlah besar.

Mesjid Taqwa Sungai Buluh mempunyai bentuk atap dome segi delapan yang melindungi bangunan (ruang-ruang) yang ada di bawahnya. Ada 4 atap dome, dua terletak di bagian depan, satu di samping kanan, dan satu di samping kiri. Berbeda dengan mesjid Nurul Imam di Nagari Koto Gadang, atap dome di mesjid taqwa mempunyai ukuran yang hampir sama. Terdapat 5 atap dome di mesjid Nurul Imam, empat atap dome terletak di ke-empat menara di bagian sudut mesjid, ukurannya lebih kecil dibandingkan satu atap dome di bagian tengah yang melindungi ruang Salat yang ada di bawahnya.




mesjid taqwa sungai buluh.

Saya tidak sempat masuk ke dalam mesjid, sehingga tidak mengetahui area mihrab (tempat imam memimpin Salat), sehingga tidak dapat mengambil kesimpulan, apakah di bawah salah satu atap dome yang terletak di depan, merupakan area mihrab.

Bagian depan mesjid satu lantai, sedangkan di bagian belakang mesjid 2 lantai. Ada tangga menuju lantai dua yang terletak di samping mesjid. Mesjid yang menggunakan atap dome segi delapan, selalu terletak di atas atap limas. Atap limas yang tersambung dengan dinding mesjid. Dua atap dome di bagian depan, saling menempel. Atap dome di bagian depan, lebih rendah dibanding atap di bagian belakang.

Semua atap ; atap dome segi delapan dan atap limas menggunakan material seng dan dicat warna merah bata. Dinding persegi delapan yang terletak di bawah atap dome menggunakan kaca. Sedangkan, dinding bangunan dicat warna kuning. Dari bentuk arsitekturnya, mesdjid taqwa Sungai Buluh, kemungkinan merupakan mesjid lama yang sudah direnovasi.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Arsitektur Mesjid Taqwa Sungai Buluh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>