Wisata Kuliner Jajanan : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Tak Berkategori » Wisata Kuliner Jajanan

Wisata Kuliner Jajanan

(1100 Views) Desember 2, 2015 12:32 am | Published by | No comment



Beberapa penjual makanan tradisional, masih ada di Bukittinggi, tapi sulit ditemukan. Sebagian hanya berjualan pada hari pasar (Rabu dan Sabtu). Mereka berjualan di pasar bawah dan di pasar atas (di bagian belakang), pasar ateh ngarai, dan pasar Birugo (pada hari Selasa dan Jumat).

Bika
Bika dari tepung beras, kelapa, dan santan, dibakar di atas daun. Dimakan panas.
Penjual bika di Bukittinggi, terletak di depan janjang gudang (di dekat jam gadang). Ada setiap hari.
Di pasar ateh ngarai, ada penjual bika setiap hari Rabu dan Sabtu, harga Rp. 1000, penjual membakar kue bika di depan pelanggan.

Bulek-bulek
Berbentuk bulat, dari tepung beras ketan, digoreng, di dalam bulatan ada kelapa.
Penjual bulek-bulek ada di pasar bawah. Harga Rp. 1.500.




Pinyaram
Dari tepung beras ketan hitam atau ketan putih, digoreng, berbentuk pipih.
Penjual pinyaram ada di pasar bawah.

Tumbang
Olahan singkong, diparut, dikukus, dicetak, ditaburi gula merah dan kelapa.
Penjual ada di belakang pasar atas. Harga Rp. 10.000.

kacimuih tumbang makanan tradisional Minang dari ubi kayu

 

 

 

 

 

 

 

 
Lemang dan tape.
Lemang, beras ketan diberi santan, digulung dalam daun pisang, dan dimasukkan dalam bambu.
Tape, beras ketan hitam difermentasi, sehingga timbul rasa manis dan berair.
Penjual ada di warung pical sikai, panorama.

Lemang jaguang
Lemang, proses pengerjaannya dimasukkan ke dalam bambu dan dibakar. Lemang jagung, menggunakan jagung.
Penjual ada di pasar bawah.

Kue mangkuak
Kue yang berbentuk mangkuk, karena cetakannya berupa mangkuk. Kue mangkuk dari beras ditambah gula merah, dan dikukus. Saya rekomedasi, penjual kue mangkuk di pasar ateh ngarai, tiap Rabu dan Sabtu, hanya satu orang penjual.
Di pasar bawah ada penjual kue mangkuk tiap hari.

Kacimuih
Singkong parut, dikukus, diberi gula pasir, dan kelapa parut. Gula pasir dan kelapa parut diberikan pada saat ada pembeli.
Penjual ada di pasar bawah.

Kue talam
Singkong parut, diberi gula merah, dikukus, di bagian atas dilapisi dengan santan, garam dan dicampur dengan tepung beras sedikit agar mengeras.
Kue talam dijual di toko kue. Terkadang ada penjual kue talam berkeliling di pasar atas, laki-laki, membawa cetakan kue talam berbentuk bulat. Ada pembeli ia akan membuka cetakan, memotong kue talam sesuai keinginan pembeli.

Pisak sapik, Pisang kepok dibakar dijepit dengan menggunakan kayu (dilapisi daun).
Penjual ada di belakang pasar. Harga Rp. 4.000.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Wisata Kuliner Jajanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>