Titik Echo di Lembah Harau Mengemakan Suara Teriakan : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » wisata » titik echo di lembah harau » Titik Echo di Lembah Harau Mengemakan Suara Teriakan

Titik Echo di Lembah Harau Mengemakan Suara Teriakan

(433 Views) Agustus 23, 2017 9:40 am | Published by | No comment



Dari Bukittinggi, saya menuju Harau, sebenarnya tidak ada agenda ke Harau, hanya ingin ke Istano Basa Pagaruyuang, karena waktu yang terbatas.Tapi menurut teman kakak, kami dapat ke Harau hanya untuk foto-foto, tidak lama.

Sampai di Harau kira-kira pukul 11:30 WIB, teman kakak menghentikan mobil di titik Echo dan mengatakan, berdiri di titik tersebut dan berteriak sekeras-kerasnya, suara akan mengema. Saya menuju titik yang disebutkan tadi, naik tiga anak tangga, dan berdiri menghadap ke arah lembah Harau. Saya berteriak sekeras-kerasnya, beberapa detik kemudian, suara saya terdengar jelas mengema ke seluruh lembah.

Suara yang diteriakkan harus cukup keras agar mengema, saya mencoba dengan suara pelan, tidak terdengar suara gema yang signifikan.




titik echo di lembah harau.

Lokasi titik echo (Titik Nol atau Echo Spot) di lembah harau terletak di pinggir jalan. Sepintas tidak terlalu terkesan. Jika teman kakak tidak menjelaskan titik tersebut, saya tidak terlalu memperhatikan. Parkir kendaraan di pinggir jalan, dengan kapasitas terbatas. Bus yang parkir di area itu maksimal 2-3 bus dan tidak dapat parkir terlalu lama,karena dapat menganggu arus lalu lintas menuju air terjun lembah harau, jika arus kendaraan tinggi.

Di depan titik echo terdapat warung dengan nama yang sama Echo. Warung sederhana itu menyediakan minuman dan makanan kecil. Area ini belum dijadikan lokasi wisata yang dilengkapi dengan tempat parkir, tempat istirahat, dan tempat makan.

Taman Wisata Lembah Harau dikelilingi tebing yang tegak lurus berwarna kemerah-merahan, setinggi 150 hingga 200 meter. Pada saat saya ke sana, pohon dan tanaman yang ada di tebing itu terbakar, karena musim kemarau, sehingga sebagian tebing berwarna kehitaman.

Sawah membentang luas pada lahan yang datar dan di beberapa titik terdapat rumah penduduk dan homestay bagi wisatawan yang ingin menginap di lembah harau. Lembah ini sepi dan sangat tenang. Ada beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi wisatawan antara lai ; tujuh air terjun atau sarasah yang mengalir deras.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Titik Echo di Lembah Harau Mengemakan Suara Teriakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>