Taman Monumen Bung Hatta : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » wisata » Taman Monumen Bung Hatta » Taman Monumen Bung Hatta

Taman Monumen Bung Hatta

(746 Views) Agustus 29, 2017 10:11 am | Published by | No comment



Taman Monumen Bung Hatta terletak di samping kiri jalan setapak menuju Jam Gadang. Dulu taman tersebut berupa bukit yang ditanam rumput ( Bukit lokasi gedung Istana Bung Hatta, dulu bernama Gedung Tri Arga). Tahun 80-an, saya sering berjalan di sisi bukit yang paling tinggi, berbatasan dengan pagar istana Bung Hatta. Monumen ini diresmikan oleh Presiden Megawati tahun 2002.

taman monumen bung hatta.




Jalan setapak yang terbentuk secara alam, karena sebagian kecil pejalan kaki (termasuk saya) suka berjalan di sisi bukit yang paling tinggi itu, dibandingkan dengan berjalan di jalur pejalan kaki yang dibuat pemerintah kota (jalur pejalan kaki yang terletak di bawah).

Ketika melihat bukit itu menjadi Taman Mjonumen Bung Hatta, saya tidak menemukan lagi jalur setapak yang dulu saya lalui, karena sebagaian area bukit dipagar.

Oktober 2015, saya ingin masuk ke dalam monumen, tapi pagar monumen dituttup. Mei 2017, saya melihat pagar monumen dibuka, saya masuk dan membaca prasasti yang ada di dinding monumen berisi;

Seberkas letupan hati..
Yang mendambakan terpancangnya sebuah monumen
Di ketinggian bukit kampung tercinta
Sebagai pertanda bagi generasi penerus bangsa
Bung Hatta sang proklamator
Lahir di Ranah Minang seabad silam
Satu diantara putra terbaik bangsa

Bukittinggi 17 Agustus 2002

Penggagas Taman Monumen Bung Hatta-Bukittinggi
H. Aminuzal Amin DT Radjo Batuah

Dr. H. Yanuar Sjaff Maarifat
Drs H. Dermawan Sajhrial
Dr. Hj. Jemfy Naswil

Drs. H. Djufri
H. Abdul Hadi
Ir. H. Firman Rasjid
Segenap alumni SMA Bukittinggi 1958-2000

prasasti di monumen bung hatta.
Diresmikan oleh Presiden Megawati tahun 2002

Setelah membaca prasasti saya berjalan menyusuri jalan setapak yang dirancang naik turun. Lantai dilapisi tile berwarna hitam. Pada beberapa titik masih ada genangan air lantai, sisa hujan semalam.

Jalur setapak dari Monumen Bung Hatta bertemu dengan jalur setapak menuju jam gadang. Tentu tidak terlalu menyenangkan berjalan di jalan setapak berlapis tile itu, dibandingkan dengan lantai tanah yang saya lalui saat SD.

Karena terletak di samping kiri, Taman Monumen Bung Hatta tidak menarik perhatian, walau patung Bung Hatta seluruh badan, mempunyai besar yang sangat signifikan.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Taman Monumen Bung Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>