Sanok, Makanan Saat Panen Padi di Balingka : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » kuliner » Sanok, Makanan Saat Panen Padi di Balingka

Sanok, Makanan Saat Panen Padi di Balingka

(2036 Views) November 17, 2014 7:39 pm | Published by | 2 Comments



Di Balingka, salah satu desa di Kabupaten Agam, setiap proses menanam padi sampai panen, selalu disertai dengan jenis makanan yang disajikan secara berbeda-beda sesuai kegiatannya. Makanan tersebut dimakan secara bersama-sama, di tengah sawah, di dalam dangau atau duduk di pinggir sawah dengan tikar.

Makanan dibuat oleh keluarga, yang mempunyai sawah. Salah seorang yang dituakan di dalam keluarga itu yang akan memasaknya. Walaupun pembuatannya mudah dan semua orang bisa membuat, karena bahan yang mudah didapat dan pengerjaan tidak sulit, tapi setiap orang yang memasak mempunyai “cita rasa” masing-masing.

Ketika memisahkan bulir padi dari batangnya dengan cara diinjak-injak, orang Balingka mengatakan mangiriak Mengirik (Mangiriak) Padi, Melintir Batang Padi dengan Kaki, maka makanan yang terhidang sanok.




Sanok terbuat dari tepung beras, santan, gula, garam, dan pisang, dimasak encer sehingga bisa disedot dengan batang padi. Tentu saja, makanan yang disajikan untuk para pekerja di sawah, dapat juga disajikan sehari-hari.

Di bawah ini saya tuliskan resep pembuatan sanok. Resep ini saya dapatkan dari teman ibu, Ita Bahisah. Tidak ada takaran resmi dalam pembuatannya, yang pasti, jenis bahan utamanya jelas, sedang takaran “kira-kira” disesuaikan saat memasak. Jika terlalu encer, ditambahkan air panas sedikit.

sanok makanan tradisional dari Balingka

Bahan sanok :
2 sendok makan Tepung beras
Garam secukupnya
Satu potong kecil Gula aren (bahasa Minangnya, saka)
2 gelas Santan kental dan encer dicampur (sebaiknya santan dari kelapa, bukan santan kemasan)
Pisang dipotong kecil-kecil (pisang raja (pisang rajo) atau pisang kepok (pisang tambatu))

Cara membuat
Cairkan gula aren, sisihkan. Masukkan tepung beras ke dalam santan, aduk hingga rata, lalu masak sambil diaduk. Tambahkan gula aren cair, dan sedikit garam. Aduk terus hingga mengental, lalu tambahkan potongan pisang . Jika sudah cukup kental, angkat dan tuang ke wadah.

Sanok encer hingga bisa dihirup dengan sedotan, batang padi. Jika, kental dapat dimakan menggunakan sendok. Makan selagi panas. Sanok tidak enak dimakan dalam keadaan dingin, dan tidak mungkin dipanaskan, tidak enak.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

2 Komentar for Sanok, Makanan Saat Panen Padi di Balingka

  • lidia rosa nanda berkata:

    Sanok makanan kesukaan saya waktu kecil, karna sering di ajak ibu ke sawah pergi Mairiak,.apa lagi tambah Durian mantaap pull☺

    • safitri ahmad berkata:

      hehehe…urang balingka uni, samo wak ni…ambo lahia jo gadang di Bukittinggi, kini di Jakarta, tapi mama dari basalaweh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>