Rumah Makan : Gulai Talua Ikan di Aie Badarun Padang Panjang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » kuliner » review rumah makan » Rumah Makan : Gulai Talua Ikan di Aie Badarun Padang Panjang » Rumah Makan : Gulai Talua Ikan di Aie Badarun Padang Panjang

Rumah Makan : Gulai Talua Ikan di Aie Badarun Padang Panjang

(907 Views) Agustus 11, 2017 9:43 am | Published by | No comment



Rumah makan Aie Badarun terletak di daerah Padang Panjang, jalur jalan Padang-Bukittinggi. Rumah makan dilengkapi dengan tempat parkir yang luas (bisa untuk parkir bus), mushala dan toilet. Kapasitas restoran kira-kira untuk 100-200 pengunjung.

Walau kami hanya bertiga, tapi menu yang disajikan sepenuh meja untuk 6-8 pengunjung.
Jenis menu masakan yang disajikan antara 25-30 jenis dalam satu meja makan.

Menu andalan, gulai telur ikan. Telur ikan dibungkus di dalam daun pisang (seperti lapek), kemudian digulai. Jika semua menu sudah dihidangkan tidak ada gulai telur ikan, tanyakan pada pelayan rumah makan, “Apakah telur ikan masih ada?” Jika masih ada pelayan akan menyajikan.




Petai iris serong dan teri balado, jenis masakan ini jarang ditemukan di rumah makan Padang. Petai iris serong dan gulai jengkol, merupakan masakan rumah. Gulai jengkol, tidak semua restoran Padang menyediakan masakan ini.

Rumah makan aie badarun menyediakan sayur, buncis rebus dan sambalado, diletakkan dalam satu piring kecil, tapi tidak ada sayur daun singkong rebus.

Menu lain hampir sama dengan menu restoran Padang lainnya, gulai ayam, sup daging, gulai ikan, ayam goreng, cabe hijau, dendeng cabe merah, dan cabe hijau. Di antara menu masakan terdapat satu piring, agar-agar Padang (agar-agar gula merah dan santan) yang sudah diiris.

Aie badarun menyedikan pecel dan bubur kampiun. Meja bubur kampiun dan pecel terletak di bagian depan (pintu masuk), pengunjung dapat melihat pegawai restoran menyusun berbagai sayur di dalam piring dan menyiramnya dengan kuah kacang. Bubur kampiun diletakkan di dalam gelas plastik besar terdiri dari ketan putih, kolak pisang, bubur putih, dan santan.

Di meja kasir, saya menemukan dendeng balado, kacang pagar goreng, dan kentang goreng di dalam toples ukuran 1/2 kg. Makanan kacang pagar goreng balado tidak mudah ditemukan di toko makanan atau rumah makan. Rumah makan ini menjual makanan khas Minang yang cukup lengkap, tidak hanya lauk (samba), tapi ada camilan dan makanan selingan (pecel dan bubua kampiun) dan cemilan khas Minang.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Rumah Makan : Gulai Talua Ikan di Aie Badarun Padang Panjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>