Rinuak, Ikan Khas Danau Maninjau : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » kuliner » Ikan Khas Danau Maninjau » Rinuak, Ikan Khas Danau Maninjau

Rinuak, Ikan Khas Danau Maninjau

(1805 Views) Mei 25, 2016 10:22 am | Published by | No comment



Di rumah makan Padang atau di tempat penjual Nasi Kapau di Bukittinggi, tidak ada menu ikan rinuak. Ikan rinuak mengingatkan saya pada ikan nike di danau Tondano. Ikan nike diolah menjadi pergedel dan dijual di restoran di pinggir Danau Tondano.

Seperti ikan Nike, ikan Rinuak berukuran kecil, terdapat di Danau Maninjau. Ukuran ikan rinuak kira-kira 2-3 cm berwarna pucat kekuning-kuningan dan agak transparan. Tekstur dagingnya lunak dan tidak berserat. Warna ikan rinuak akan berubah menjadi putih jika dikukus, kalau dikeringkan berwarna coklat muda, dan diblender berubah warna menjadi kehitaman.




rinuak dari Danau Maninjau

Ikan rinuak dijual di pasar tradisional di daerah di sekitar danau Maninjau, seperti di Bukittinggi, Lubuk Basung, Bawan, dan Matur, harga eceran Rp. 12.000/kg. Di Bukittinggi, orang yang menjual ikan rinuak berada di pasar bawah. Penjual ikan rinuak membawa satu ember kecil yang didalamnya terdapat ikan rinuak segar. Ikan rinuak dijual dalam gelas kecil, satu gelas kecil dihargai Rp 5000. Penjual ikan rinuak hanya satu orang, dan duduk di pinggir toko. Penjual ikan rinuak tidak bergabung dengan penjual ikan lain di pasar bawah.

penjual rinuak

Ikan rinuak harus segera diolah sesampai di rumah, dijadikan perkedel atau peyek, karena ikan rinuak segar tidak bertahan lama. Selain di pasar bawah, ada penjual ikan rinuak di pasar Birugo tiap hari pakan yaitu Selasa dan Jumat. Di pasar ateh Ngarai yang berlangsung setiap Rabu dan Sabtu, tidak ada penjual ikan rinuak.Di belakang pasar atas (tempat menjual oleh-oleh Khas Bukittinggi) terdapat ikan rinuak yang sudah diasap (kering). Ikan rinuak yang sudah diasap dijual perbungkus atau perpotong.

Ikan rinuak segar dapat diolah menjadi peyek, perkedel ikan, dan palai ikan (pepes ikan). Ikan rinuak yang telah diasap lebih tahan, biasa dimasukkan ke dalam gulai. Sebagai salah satu makanan khas Bukittinggi, ikan rinuak dapat dijadikan menu makanan di restoran atau tempat penjual nasi kapau. Tapi potensi ini belum dilirik oleh pengusaha restoran yang ada di Bukittinggi.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Rinuak, Ikan Khas Danau Maninjau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>