Rendang Runtiah, Daging Rendang di Suwir-Suwir : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » kuliner » Daging Rendang di Suwir-Suwir » Rendang Runtiah, Daging Rendang di Suwir-Suwir

Rendang Runtiah, Daging Rendang di Suwir-Suwir

(1476 Views) April 28, 2016 1:49 pm | Published by | No comment



Saat saya kecil, mama menyuwir-nyuwir daging rendang, dan meletakkannya di pinggir piring. Saya mengambil sedikit nasi, menambahkan suwiran rendang itu dan menyuap. Hal itu dilakukan berkali-kali, sampai nasi dan rendang suwir yang disusun rapi di pinggir piring habis. Bagi anak kecil, sangat menyenangkan makan rendang dengan cara disuwir, karena tidak perlu mengigit atau menyuwir daging rendang yang sedikit padat, dan makan bumbu rendang yang pedas. Menyuwir-nyuwir daging itu disebut runtiah.

Sekarang, toko oleh-oleh di Bukittinggi menyediakan rendang runtiah. Bentuk rendang runtiah (suwir) yang dijual di toko, sama dengan rendang suwir yang dilakukan mama dulu setiap kali saya makan. Daging rendang disuwir-suwir, tapi rasa rendang runtiah yang telah dibungkus baik dan kedap udara ini, lebih kering dan garing (sedangkan runtiah dari daging rendang lebih lunak dan agak basah). Bumbu rendang runtiah, tidak pedas, lebih kering, dan bercampur dengan suwiran daging, berwarna hitam. Sebagian masih terlihat runtiah daging, sebagian hancur dan bercampur dengan bumbu rendang.




Rendang runtiah berasal dari Payakumbuh. Payakumbuh terkenal dengan berbagai macam variasi rendang ; rendang talua, belut, dan singkong. Rendang runtiah dan rendang talua dibungkus dengan plastik dan dilapisi kotak, dalam ukuran kecil, dengan berat 200 gram, dengan (harga Rp. 35.000- Rp 40.000/bungkus). Rendang ini lebih kering, tahan lama (bisa berbulan-bulan, jika dimasukkan ke dalam kulkas lebih bertahan lama), dan tidak berminyak, dibandingkan dengan rendang daging atau rendang ayam. Rendang runtiah dapat menjadi alternatif makanan kering yang dibawa, untuk bepergian ke luar kota, selain abon, kering kentang, dan kering teri.

Berbeda dengan rendang runtiah dan rendang talua yang bisa ditemukan di toko oleh-oleh, rendang daging tidak terdapat di toko oleh-oleh. Jika ingin memesan rendang daging harus ke rumah makan. Sedangkan rendang ayam, tidak ada di rumah makan. Rendang ayam dijual oleh penjual nasi kapau di Pasar Los Lambuang, di Bukittinggi. Tidak semua penjual nasi kapau menjual rendang ayam, rata-rata menjual rendang daging.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Rendang Runtiah, Daging Rendang di Suwir-Suwir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>