Rahman Tamin, Pengusaha Tekstil dari Balingka : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Nagari di Agam » balingka » Pengusaha Tekstil dari Balingka » Rahman Tamin, Pengusaha Tekstil dari Balingka

Rahman Tamin, Pengusaha Tekstil dari Balingka

(3166 Views) Juni 19, 2015 9:03 am | Published by | No comment



Waktu kecil, papa sering bercerita tentang kesuksesan keluarga Tamin. Mereka pengusaha tekstil yang berhasil. Papa juga menunjukkan baju dengan tulisan Ratatex, ini kain yang diproduksi oleh keluarga Tamin. Cerita keluarga Tamin yang sukses, masih terus saya ingat, karena kami dan keluarga itu satu kampung, Balingka. Tidak banyak yang saya ketahui tentang keluarga itu, selain satu kampung.

Saya telusuri melalui google, bisnis keluarga Tamin dimulai oleh Haji Tamin yang berdagang tekstil di Bukittinggi tahun 1914. Pada masa itu, kebanyakan orang Balingka yang bermukim di Bukittinggi, berprofesi sebagai pedagang kain, tukang jahit, dan tukang dobi. Semua profesi orang Balingka berhubungan dengan kain, karena pada masa itu, bila ingin membuat baju harus membeli kain dan ke tukang jahit. Belum tersedia baju siap pakai. Ada tukang jahit yang juga berjualan kain, sehingga pelanggan membeli dan menjahitkan kain tersebut pada satu tempat. Usaha teksil yang dirintis Haji Tamin diteruskan anaknya Rahman Tamin, yang mengembangkan bisnis tersebut di Padang. Tahun 1928, berdiri kantor perdagangan di Padang. Bisnis ini, berkembang sampai ke Singapura dan Jakarta, akhirnya tahun 1932, kantor pusat bisnis Rahman Tamin pindah ke Jakarta.




Tahun 1957, ia mendirikan pabrik tekstil di Sidoarjo dengan nama Ratatex (Rahman Tamin Tekstil), warga sekitar menjadi karyawan di pabrik itu. Dulu, warga Balongbendo, Krian, Taman, Sidoarjo, hingga Surabaya pasti kenal Ratatex. Rahman Tamin mendirikan perumahan karyawan dan membangun fasilitas umum seperti jembatan. Sampai saat, jembatan itu terkenal dengan jembatan ratatex.

Kualitas tekstilnya sangat bagus, sehingga terkenal hingga manca negara, dan menjadi pabrik tekstil terbesar di Asia Tenggara pada saat itu. Rahman Tamin dekat dengan pejuang kemerdekaan, menurut kabar. Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta menyempatkan hadir untuk meresmikan pabrik tekstil ini.

Akan tetapi pabrik tekstil itu tidak bertahan lama. Pabrik tekstil itu terhenti pada generasi ke-2. Anak Rahman Tamin, Sofjan R Tamin, tidak melanjutkan mengembangkan pabrik itu dan mendirikan bisnis sendiri, yang memproduksi baut dan skrup dengan nama perusahaan, PT Moon Lion Industries Indonesia.

Selain menjadi pengusaha tekstil yang sukses, Rahman Tamin menjadi salah seorang pendiri Rumah Sakit Jakarta.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Rahman Tamin, Pengusaha Tekstil dari Balingka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>