Pasar Pabukoan, Bulan Ramadhan di Bukittinggi : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » wisata » Tujuan wisata » Pasar pabukoan » Pasar Pabukoan, Bulan Ramadhan di Bukittinggi

Pasar Pabukoan, Bulan Ramadhan di Bukittinggi

(1286 Views) Januari 27, 2015 1:35 pm | Published by | No comment



Pasar pabukoan, pasar yang menjual makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Pasar hanya buka pada Bulan Ramadhan, pukul 16:00 – 19:00 WIB. Lokasi pasar, di depan mesjid raya, di belakang pasar atas. Semua penjual makanan/minuman khas Bukittinggi, dan makanan lain tersedia di pasar ini. Makanan/minuman yang sulit dicari pada hari biasa, mudah ditemukan di pasar ini, karena semua penjual berada pada satu lokasi.

Semua makanan dan minuman, beli dan dibawa pulang. Penjual tidak menyediakan tempat untuk makan di tempat (jika pembeli tidak puasa). Setiap penjual menempati area sesuai makanan/minuman yang dijual. Lauk pauk kapau, ada di sisi bagian belakang, karena membutuhkan meja yang lebih besar untuk meletakkan lauk pauk. Sedangkan, tumbang, lemang tape, mie, pecel, dan minuman berada di sisi depan.

Minuman khas Bukittinggi, pepaya yang dipotong kasar (menggunakan sendok) ditambah santan. Dulu, ada penjual, yang penampilannya seperti Pak Tino Sidin (pelukis anak-anak di TVRI). Ia menjual sop buah, tapi tidak selengkap dan sebanyak sop buah yang biasa, hanya ketimun dan nenas dipotong kecil-kecil, ditambah air, susu, dan sirup. Dalam satu kelas potongan timun dan nenas sedikit sekali, tapi rasanya segar. Tahun 2013, saya tidak menemukan penjual mirip Pak Tino itu.




Makanan yang sering saya beli, bihun goreng ditabur bawang goreng, dibungkus daun pisang, harganya Rp.3000 dan Rp. 5000, dan kerupuk balado, yang ibu penjual duduk di depan Mesjid Raya. Penjual kerupuk balado itu hanya berjualan, pada Bulan Ramadhan saja. Saat buka puasa, bihun goreng diletakkan di atas kerupuk balado, siap makan. Penjual bihun goreng, sudah ada sejak tahun 1980-an, sekarang yang berjualan anaknya. Pada lokasi itu, dapat ditemukan 3 orang ibu penjual bihun goreng yang wajah ibu-ibu itu mirip.

Begitu banyak makanan dan minuman yang ditawarkan, bagaimana cara memilih makanan yang rasanya enak, karena tidak bisa dicoba? Pertama, paling mudah mencari penjual yang banyak pembeli. Kedua, perhatikan makanannya, kalau lemang, bisa ditekan bagian atas sedikit, apakah terasa lunak atau keras?

Area di depan Mesjid Raya, tempat pasar Pabukoan pada Bulan Ramadhan.

mesjid Raya Bukittinggi



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Pasar Pabukoan, Bulan Ramadhan di Bukittinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>