Nyiru Alat Pemisah Beras Dan Kulit Padi (Sekam) : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » kuliner » Nyiru Alat Pemisah Beras Dan Kulit Padi (Sekam) » Nyiru Alat Pemisah Beras Dan Kulit Padi (Sekam)

Nyiru Alat Pemisah Beras Dan Kulit Padi (Sekam)

(1390 Views) Februari 2, 2018 12:14 am | Published by | No comment



Tahun 80-an di Bukittinggi saya masih sering menggunakan Nyiru untuk memisahkan beras dan sekam, sebelum masak. Nyiru terbuat dari buluh bamboo yang dianyam, berbentuk segi empat berukuran 50 cm x 70 cm. Di bagian belakang nyiru (kanan dan kiri) terdapat cekukan untuk menuangkan (memindahkan ) beras yang sudah bersih ke dalam mangkok.

Cara membersihkan/memisahkan beras dengan sekam, tuangkan beras kira-kira setengah liter, jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Jika terlalu banyak, nyiru akan terasa berat dan sulit memisahkan antara beras dan sekam. Jika terlalu sedikit, beras akan beterbangan dan dapat ikut terbuang. Pegang nyiru pada sisi kanan dan kiri, beri jarak agar nyaman pada saat menampi beras, dan beras yang ditampi tidak menumpuk di sisi dalam. Artinya, beras tersebar merata di dalam nyiru.




nyiru alat pemisah beras dan sekam.

Beras di dalam nyiru ditampi (digoyang ke atas ke bawah), sehingga sekam padi bertebaran atau menumpuk di ujung nyiru bagian depan. Jika ada batu atau kotoran lain, harus dipilih dan dibuang secara manual. Beras yang sudah benar-benar bersih dari sekam dan kotoran lain dituangkan ke dalam mangkok dari bagian belakang nyiru. Nyiru tidak hanya membersihkan beras dari sekam, tapi memisahkan beras dari kutu beras yang berwarna hitam. Nyiru hanya berguna untuk memisahkan beras dan beras ketan dari sekam/kotoran beras lainnya.

Beras yang akan ditampi dengan nyiru dilakukan di halaman belakang, karena sekam akan beterbangan ke tanah. Bagi yang beternak ayam, sekam-sekam tersebut akan segera dimakan ayam.

Saat ini sudah jarang yang memisahkan beras dan sekam dengan nyiru, karena beras yang ada di pasar sudah bersih. Beras dibungkus dengan bungkus plastik setiap 10 kg, 15 kg, dan 25 kg. Dulu beras didapat dari sawah keluarga atau dibeli perkarung. Di pasar bawah Bukittinggi, saya masih menemukan penjual nyiru.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Nyiru Alat Pemisah Beras Dan Kulit Padi (Sekam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>