Museum Bustanul Arifin di Padang Panjang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » wisata » Tujuan wisata » Museum Bustanul Arifin di Padang Panjang » Museum Bustanul Arifin di Padang Panjang

Museum Bustanul Arifin di Padang Panjang

(1121 Views) Juni 23, 2017 6:40 am | Published by | No comment



Saya sampai di Museum Bustanul Arifin kira-kira pukul 16:00 WIB. Di bagian depan terdapat bangunan jaga, di dekat parkir mobil dan motor. Tidak ada yang meminta karcis masuk. Padahal terdapat harga karcis tertempel pada bangunan jaga. Mungkin, museum hampir tutup, sehingga tidak ada petugas karcis.

Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau Padang Panjang ini lebih dikenal dengan nama Museum Bustanul Arifin, karena pusat dokumentasi ini didirkan atas prakasa A. Hamid dan keluarga Bustanul Arifin tahun 1993.

museum Bustanul Arifin di padang panjang.

 

 

 

 

 

 

 

 

Ada beberapa masa bangunan di kompleks Museum Bustanul Arifin, bangunan utama (rumah gadang yang terletak di bagian tengah), sedangkan di bagian belakang terdapat kantor pariwisata Padang Panjang.

Rumah gadang Museum Bustanul Arifin tidak sebesar rumah gadang Pagaruyuang dan rumah gadang museum Adityawarman. Halaman museum sangat luas dan mempunyai 4 rangkiang, 2 rangkiang di sebelah kanan dan dua di sebelah kiri. Untuk masuk ke komplek Pusat Dokumentasi ini terdapat 2 pintu. Pintu utama (dari depan) yang langsung mengarah ke rumah gadang dan pintu dari arah samping (samping rumah gadang). Pintu utama ditutup dan hanya digunakan untuk tamu undangan. Dari pintu depan tamu melalui kolam dan menuju rumah gadang, sedangkan dari pintu samping, tamu langsung menuju rumah gadang.

Koleksi di dalam museum cukup menarik, tidak hanya menampilkan baju adat, tetapi koleksi museum menyimpan buku tentang Minang. Saya ingin sekali menelusuri semua buku untuk referensi web jamgadang04.com, tapi waktu tidak memungkinkan, karena salah seorang staf mulai menutup jendela museum, menandakan waktu kunjung museum sudah berakhir.




Selain buku-buku, terdapat gambar (replika) rumah gadang/bangunan tua dilengkapi dengan info sederhana tentang lokasi dan tahun bangunan tersebut didirikan. Banyak replika gambar bangunan (rumah gadang) atau surau yang dipajang, hitam putih, misal rangkiang balirik (jumlah rangkiang lebih dari satu, ada 4 rangkiang berjejer) di halaman dan rumah gadang Batipuah.

Foto tokoh-tokoh Sumatera Barat juga ditampilkan di museum ini, misal Rahmah El Yunusiyyah, pendiri dan pimpinan Perguruan sekolah wanita Diniyyah Puteri Padang Panjang, dan Rasuna Said.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Museum Bustanul Arifin di Padang Panjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>