Mesjid Nurul Iman Koto Gadang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » arsitektur » arsitektur publik » Mesjid Nurul Iman Koto Gadang » Mesjid Nurul Iman Koto Gadang

Mesjid Nurul Iman Koto Gadang

(579 Views) Oktober 14, 2017 9:55 am | Published by | No comment



Mesjid Nurul Iman terletak di jalan utama Nagari Koto Gadang, di salah satu sudut perempatan jalan utama menuju Nagari Sianok, Nagari Koto Tuo, dan Nagari Koto Gadang. Di depan mesjid terdapat kantor Balai Adat Koto Gadang yang berbentuk rumah adat dengan atap bagonjong. Saya melewati mesjid itu ketika melakukan perjalanan dari Bukittinggi menuju Nagari Balingka melalui Ngarai sianok.

Di Minangkabau mesjid lama mempunyai dua bentuk atap yang khas ; yaitu berbentuk limas dan dome (atap dome dengan segi delapan di bagian dasar, bukan atap dome dengan dasar lingkaran seperti umumnya atap mesjid di Timur Tengah). Mesjid Nurul Iman mempunyai lima atap dome. Atap dome yang paling besar terletak di tengah mesjid, sedangkan empat atap dome yang kecil di atas menara kecil yang terletak di sudut mesjid. Atap dome yang paling besar terletak di atas atap berbentuk limas. Jadi ujung atap limas, berupa atap dome. Di setiap menara (4 menara) terdapat speaker yang mengarah ke empat penjuru, sehingga suara azan dan pengumuman dari mesjid mudah didengar.

Mesjid Nurul Iman Koto Gadang.

Saya melewati mesjid pukul 8:30 WIB, bukan waktu Salat, dan pintu mesjid tertutup, sehingga tidak tidak mengetahui interior mesjid. Pintu gerbang yang buka hanya pintu kecil di sebelah gerbang utama, tempat masuk siswa perguruan baca al quran (bangunan baca al quran di depan mesjid).




Di sebelah kiri terdapat tabuah , di bawah gazebo dengan atap bagonjong. Tabuah di mesjid berfungsi untuk mengingatkan 5 waktu Salat. Saya tidak menemukan tabek (kolam), yang selalu ada di depan mesjid. Di depan mesjid hanya ada kolam dengan air mancur, di bagian dindingnya terdapat kran untuk tempat wudhu.

Halaman mesjid cukup luas untuk tempat parkir atau untuk menampung limpahan jamaah Salat Jumat, Salat Idul Fitri, atau Salat Idul Adha. Di belakang mesjid terhampar sawah yang luas, tidak ada bangunan lain di samping atau di belakang mesjid.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Mesjid Nurul Iman Koto Gadang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>