Mengunjungi Istana Si Linduang Bulan : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » wisata » Tujuan wisata » Mengunjungi Istana Si Linduang Bulan » Mengunjungi Istana Si Linduang Bulan

Mengunjungi Istana Si Linduang Bulan

(626 Views) Juni 22, 2017 6:36 am | Published by | No comment



Saya sampai di Istana Si Linduang Bulan pukul 15:30, pintu istana sudah tertutup, tapi pintu gerbang masih buka, sehingga kami masuk dan parkir. Apakah sudah tutup atau tidak dibuka untuk umum? Saya pernah melihat foto (dari facebook), gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Chairul Tanjung duduk di dalam istana itu.

Di depan istana terdapat prasasti, berupa batu, yang menandakan diresmikannya Istana Si Linduang Bulan pada Sabtu 23 Desember 1989, setelah terbakar tahun 1961. Prasasti tersebut ditandatangani oleh, antara lain ; Azwar Anas (pada saat itu menjabat Menteri Perhubungan RI) dan Aminuzal Amin mewakili keturunan Yang Dipertuan Sultan Abdul Jalil.

prasasti di depan istana si lindung bulan.

 

 

 

 

 

 

 

 

Istana Si Linduang Bulan mempunyai bentuk arsitektur yang berbeda dengan Istano Basa Pagaruyuang. Salah satunya tangga. Pada istana si linduang bulan terdapat dua tangga di kanan dan kiri, sedangkan pada Istano Basa Pagaruyuang hanya satu tangga di bagian tengah. Istana ini terletak pada lahan yang kecil, kendaraan parkir di depan istana, dan ukuran rumah gadang tidak sebesar istano Basa.

Rumah gadang si linduang bulan terdiri dari 7 gonjong. Untuk masuk pintu istana, bisa dari tangga sebelah kanan atau sebelah kiri. Tangga tidak terbuat dari kayu, tapi menggunakan material beton dilapis tile warna merah. Ukiran pada dinding, jendela, bagian bawah rumah gadang, dan rakiang, didominasi warna hijau. Sedangkan, warna pada pintu utama, didominasi warna merah.




Di depan istana terdapat 2 buah rangkiang. Atap rumah gadang dan atap rangkiang tidak menggunakan ijuk tapi dari atap biasa.

Salah satu yang menarik, di dekat istana terdapat pohon kelapa dengan batang yang berkelok, tidak lurus. Jarak antara Istana Si Linduang Bulan dan Istano Basa Pagaruyuang tidak jauh, hanya 2 km.
Kenapa ada dua istana pada jarak yang berdekatan? Menurut info dari teman, Istana Si Linduang Bulan merupakan istana dari permaisuri, sedangkan istana pagaruyuang merupakan istana dari raja. Menurut literatur, Rumah Gadang Tuan Gadih Pagaruyung Istano Si Linduang Bulan adalah rumah pusaka dari Keluarga Besar Ahli Waris Daulat Yang Dipertuan Raja Pagaruyung (tidak ada penjelasan, apakah itu istana permaisuri).



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Mengunjungi Istana Si Linduang Bulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>