Makna dan Arti Ukiran di Rumah Gadang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » arsitektur » rumah gadang » Makna dan Arti Ukiran di Rumah Gadang » Makna dan Arti Ukiran di Rumah Gadang

Makna dan Arti Ukiran di Rumah Gadang

(19357 Views) Februari 20, 2016 2:34 am | Published by | No comment



Seni ukiran Minang yang terdapat di rumah gadagn (Rumah Gadang, Rumah Bagonjong, Rumah Adat Minangkabau) terinspirasi dari 3 hal yaitu; tanaman, nama hewan, dan barang-barang yang digunakan dalam kehiduan sehari-hari. Nama motif yang terinspirasi dari tumbuhan : misal, Aka Barayun (akar berayun), Aka Duo (akar dua), Gagang (gagang), Aka Taranang (akar terendam) , Bungo Anau (bunga enau), Buah  Anau (buah enau), Bungo Taratai dalam Aie (bunga teratai dalam air), Daun Bodi jo Kipeh Cino (daun bodi dan kipas cina), Kaluak Paku (tanaman pakis) Kacang Balimbiang (kacang belimbing), Siriah Gadang (sirih besar) dan Siriah Naiak (sirih naik).

Nama motif yang terinspirasi dari nama  hewan,  seperti  Ayam  Mancotok (ayam mematuk) dalam Kandang Gajah  Badorong (gajah didorong),  Harimau  dalam Parangkok (harimau dalam perangkap),  Itiak  Pulang  Patang (itik pulang senja), Kuciang  lalok (kucing tidur).

Nama motif yang terinspirasi dari  benda-benda yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari, seperti Ambun Dewi, Aie Bapesong (air berputar), Ati-ati, Carano Kanso (carano plat besi tipis), Jalo Taserak, Jarek takambang, Kaluak  Baralun (lengkung beralun), Lapiah Duo (lapis dua), Limpapeh, Kipeh Cino dan Sajamba Makan (kipas cina dan makan bersama-sama).




Setiap nama memiliki makna :

“kaluak paku’ mempunyai arti ajaran anak dipangku kemenakan dibimbing.

“pucuak rabuang” bermakna pelajaran yang berguna yaitu “ketek baguno, gadang tapakai”.

“saluak laka” berarti lambang kekerabatan di Minang.

“jalo” melambangkan sistem pemerintahan Datuak Parpatih Nan Sabatang atau aliran Bodi Caniago.

“jarek” melambangkan sistem pemerintahan Datuak Katumanggungan atau aliran Koto Piliang.

“itiak pulang patang” bermakna anak – kemenakan.

“saik galamai” melambangkan ketelitian.

“si kambang manih” menggambarkan keramahan.

‘Itiak PulangPatang’ memiliki enam makna filosofis 1) keselarasan dan keserasian kehidupan masyarakat Minangkabau  dengan  alam 2) tata  pergaulan  dalam kehidupan sehari-hari, antara individu di dalam masyarakat. 3) tatanan sistem pemerintahan. 4) sistem kekerabatan antara mamak dan  kemenakan. 5) keteguhan dalam menjalankan prinsip- prinsip hidup. 6) kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Minang

ukiran rumah adat di koto gadang.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Makna dan Arti Ukiran di Rumah Gadang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>