Lapek Abuak (Lepat Abuak) Khas Minang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Resep » Lapek Abuak (Lepat Abuak) Khas Minang » Lapek Abuak (Lepat Abuak) Khas Minang

Lapek Abuak (Lepat Abuak) Khas Minang

(997 Views) November 5, 2017 9:40 am | Published by | No comment



Lapek abuak biasa tersedia pada acara pernikahan adat Nagari Balingka. Saudara atau kerabat dekat yang datang pada acara pernikahan akan mendapatkan lapek ini, dimasukkan ke dalam kampia (tas untuk membawa beras pada acara pernikahan). Lapek abuak terbuat dari tepung beras yang masih segar, kelapa parut, gula aren, gula pasir, dan potongan daun pandan. Kekhasan lapek ini, bungkus lapek yang berbentuk limas segiempat. Dari bungkus lapek, akan mudah dikenali, itu lapek abuak. Lapek ini tidak dijual di pasar Bukittinggi.

lapek abuak khas balingka.

Bahan lapek abuak

2 gelas tepung beras segar, sebaiknya tepung beras yang baru digiling. Jika tepung beras lama, rasa lapek tidak enak.
Kelapa parut (dari 1/2 kelapa, ambil putihnya saja)
Gula pasir secukupnya
Potong gula aren sebesar dadu, sebanyak bungkusan lapek abuak.
3 lembar daun pisang. Sebelum digunakan daun pisang harus dilayukan dengan cara dibakar di atas kompor. Caranya, gunakan api kecil, letakkan lembaran daun pisang di atas api, sampai berubah warna (layu), kemudian geser daun sedikit demi sedikit sampai semua daun layu. Layukan daun secara hati-hati, agar tidak terbakar atau terlalu layu (tandanya daun mengerut).
Potongan daun pandan, kira-kira 2 cm dimasukkan di bagian atas lapek, sebelum ditutup daun pisang.




Cara membuat

Campurkan 2 gelas tepung beras, gula pasir, dan parutan kelapa secara merata.

Cara membuat bungkus lapek abuak berbentuk limas segiempat

Robek daun pisang dengan lebar kira-kira 20 cm.
Lap dengan sapu tangan kering dan bersih kedua sisinya (depan dan belakang).
Lipat daun pisang menjadi segi depan dan potong ujungnya membentuk segitiga (seperti foto).
Lipat membentuk limas segi empat.

Cara membungkus

Masukkan adonan lapek abuak persis di tengah daun. Kemudian selipkan potongan dadu gula aren di bagian tengah.
Tambahkan potongan daun pandan dibagian atas, tutup lapek abuak dari empat sisi. Tidak perlu disemat lidi, karena keempat daun penutup cukup menahan adonan, agar tidak tumpah.
Kukus sampai matang.
Siap disajikan.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Lapek Abuak (Lepat Abuak) Khas Minang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>