Keunikan Batik Minangkabau dari Nagari Balingka dan Padang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Budaya sejarah » budaya » Keunikan Batik Minangkabau dari Nagari Balingka dan Padang » Keunikan Batik Minangkabau dari Nagari Balingka dan Padang

Keunikan Batik Minangkabau dari Nagari Balingka dan Padang

(349 Views) Februari 8, 2018 4:31 am | Published by | No comment



Di Museum Adityawarman, saya menemukan kerajinan batik yang diproduksi nagari Balingka. Saya lahir di Bukittinggi dan berasal dari Balingka. Mama dan papa, berasal dari Nagari Balingka, tapi belum pernah mengetahui bahwa Balingka memproduksi batik. Saya hanya mengetahui Nagari Balingka memproduksi makanan ringan, bordir, dan sulaman (sulaman suji dan kapalo samek khas Koto Gadang, tapi sebagian ibu-ibu mengerjakan sulaman tersebut).

Pada salah satu kain panjang, motif Batik dari Nagari Balingka, seperti membentuk huruf yang saling bersambung, mirip huruf arab, setelah diperhatikan dengan seksama, saya tidak mengetahui pasti arti dan makna dari motif tersebut. Ada kain batik yang lain, motif kain mengunakan huruf Arab dan bisa saya baca. Bentuk kain segi empat itu kemungkinan digunakan untuk taplak meja. Ini dapat dilihat dari bentuk segi empat dan motif batik. Warna kain batik hanya dua warna ; biru tua dan krem (dasar kain).




Di sudut dinding display yang lain saya menemukan kain batik dari Padang. Motif kain batik dari Padang lebih bervariasi, berbentuk daun tanaman. Warna kain krem dan coklat tua. Dari beberapa sumber, saya menemukan batik Minangkabau masih diproduksi terutama di Padang. Batik ini mempunyai cirri khas, warna yang digunakan warna-warna tanaman (kulit manggis dan kunyit) dan motif batik berciri motif khas Minang (kerbau, tanaman, dan jam gadang).

Saya hanya menemukan dua jenis kain batik dari Nagari Balingka dan Padang. Nagari yang lain memproduksi tenun dan sulaman.

Di bagian display peralatan kerajinan di Museum Adityawarman, saya menemukan peralatan batik ; canting. Ini berarti di Minangkabau, kerajinan batik sudah ada sejak dulu. Pada beberapa pakaian adat, misal saluak (tutup kepala datuak-penghulu-), dan celana panjang untuk laki-laki, menggunakan batik. Apakah batik yang digunakan merupakan batik dari Minangkabau? Mungkin pada masa dulu iya, tapi kurangnya produksi batik di Minang, sedangkan kebutuhan batik selalu ada, maka kemungkinan batik yang digunakan untuk saluak dan celana panjang laki-laki berasal dari Pulau Jawa.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Keunikan Batik Minangkabau dari Nagari Balingka dan Padang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>