Kerambit, Senjata Khas Minang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » Budaya sejarah » budaya » Kerambit Senjata Khas Minang » Kerambit, Senjata Khas Minang

Kerambit, Senjata Khas Minang

(728 Views) Februari 15, 2016 3:40 am | Published by | No comment



Saudara sepupu saya penyuka olah raga bela diri, termasuk silat. Ia menunjukkan senjata bela diri khas Minang, kerambit. Dalam bahasa Minang disebut kurambiak/karambiak. Saya pertama kali melihat senjata itu. Bentuk senjata melengkung, tajam, terdapat 4 lubang, dan menggunakan material stainless steel. Ia menunjukkan cara penggunaan senjata itu, dengan memasukkan jari telunjuk dan mengenggam keramit dengan kuat dengan jari yang lain.Tidak hanya digengam, kerambit dapat diputar (bermanuver) di jari-jari tanpa kehilangan pegangan. Panjang kerambit antara 10-15 cm, jari mengenggam erat senjata itu sehingga akan sulit dilepas oleh lawan.

Senjata ini dapat menyayat maupun merobek anggota tubuh lawan secara cepat dan tidak terdeteksi. Sangat berbahaya.. Untuk latihan penggunaan kerambit, kakak sepupu menggunakan dummy senjata kerambit, bentuknya hampir sama, hanya tidak tajam, tumpul dan lebih ringan. Dummy senjata kerambit dijual di Bukittinggi.

Keramit dipakai dalam pertarungan jarak pendek, mengandalkan keberanian dan keahlian bela diri. Para pendekar silat Minang, terutama yang beraliran silat harimau, sangat mahir menggunakan senjata ini.

Saudara sepupu mengatakan senjata itu buatan Amerika, ia menunjukkan brand yang tertera pada senjata, dibeli di Jakarta. Kenapa senjata khas Minang diproduksi di Amerika?




Dari wikipedia. Tahun 2005, perusahaan besar AS (Emerson Knives dan Strider Knives) membuat pisau kerambit dalam jumlah besar. Senjata ini menjadi senjata wajib personel US Marshal. Di Indonesia, senjata ini digunakan oleh pesilat dan tidak digunakan sebagai salah satu senjata TNI.

Bentuk kerambit terinspirasi oleh cakar harimau berbentuk melengkung seperti kuku harimau, sesuai dengan falsafah Minangkabau yang berbunyi; Alam takambang jadi guru. Berbeda dengan senjata yang ada di kawasan nusantara, yang berasal dari alat pertanian (alat untuk mengumpulkan batang padi dan alat pengirikan padi) dengan sedikit modifikasi menjadi senjata.

Pada masa penjajahan, tentara di Indonesia dipersenjatai dengan keris dan tombak. Kerambit itu digunakan sebagai upaya terakhir ketika senjata lain habis atau hilang dalam pertempuran. Kerambit tersebar melalui jaringan perdagangan Asia Tenggara hingga ke negara-negara, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, dan Thailand.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Kerambit, Senjata Khas Minang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>