Kapan, Liburan Mahal ke Bukittinggi? : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Tip » Libura mahal » Kapan, Liburan Mahal ke Bukittinggi?

Kapan, Liburan Mahal ke Bukittinggi?

(1049 Views) Januari 13, 2015 9:32 pm | Published by | No comment



Libur panjang sekolah, libur hari besar, pada hari Kamis, Jumat, atau Senin, Libur Lebaran, Libur Natal, dan Tahun Baru, semua waktu termahal untuk liburan ke Bukittinggi. Semua mahal : tiket pesawat, kamar hotel, rental mobil, harga makanan, dan parkir. Untuk hari Lebaran kenaikan harga hotel dan makanan di Bukittinggi bisa berlangsung selama 5-7 hari, sampai liburan berakhir.

Harga pesawat naik dua kali lipat, harga kamar hotel naik lebih dari 50 persen, tergantung dari masing-masing hotel, dan kamar terisi penuh (full book). Kecenderungan wisatawan lokal mencari hotel (kalau belum booking) setelah pukul 17:00 WIB. Sampai di Bukittinggi, mereka tidak segera mencari hotel, tapi berkeliling melihat kota,

Plaza jam gadang

Mencari mobil rental sulit, dan mahal, sebagian wisatawan mencari mobil rental di Padang. Biaya parkir di pusat kota (jam gadang) mahal. Pada hari Lebaran, tukang parkir meminta sewa parkir sampai Rp. 20.000. Keterbatasan lahan parkir di pusat kota menyebabkan sebagian median jalan digunakan untuk tempat parkir.

Perjalanan ke Bukittinggi dari arah Padang, dan dari arah Payakumbuh macet total. Jika ingin jalan-jalan ke Koto gadang, Harau, dan Maninjau, akan terkena macet dan waktu tempuh perjalanan dari Bukittinggi ke tempat tujuan lebih lama 1-2 jam.

Wisatawan lokal yang berasal dari Pekanbaru, Padang, atau dari Jakarta, dengan tujuan liburan hanya menginap 1 malam. Wisatawan dengan tujuan belanja (wisatawan dari Malaysia) dan mengunjungi saudara (saat lebaran), waktu menginap bisa 2-3 hari.

Jika tidak ada pilihan memilih libur pada liburan panjang, bagi backpacker bisa menggunakan hotel murah yang banyak terdapat di Bukittinggi, yang tidak bergabung dalam jaringan Agoda, atau travel yang bisa dipesan melalui online, misalnya Hotel Antokan, Hotel Yogya, (Jl. Perintis Kemerdekaan), Hotel d’Enam (Jl Yos Sudarso dekat Benteng) dan beberapa hotel di sepanjang Jl A. Yani.

banyak hotel di Bukittinggi, dan tiap tahun selalu dibangun hotel baru. Selain di pusat kota beberapa hotel tersebar di daerah perumahan, seperti di kawasan belakang balok. Jarak tempuh dari belakang balok ke jam gadang 20 menit berjalan kaki. Alternatif hotel selain di Bukittinggi, di daerah Padang Panjang (jarak ke Bukittinggi 30 menit dengan kendaraan).



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Kapan, Liburan Mahal ke Bukittinggi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>