Jalur Angkutan Dalam Kota No. 19 : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » wisata » Transportasi » angkot 19 » Jalur Angkutan Dalam Kota No. 19

Jalur Angkutan Dalam Kota No. 19

(1394 Views) Februari 27, 2015 9:04 pm | Published by | No comment



N0 19 : Aur kuning, tangah jua, simpang capella, Jl. Sudirman, simpang kangkung, RSAM, simpang tembok, pasar bawah, simpang stasiun, lapangan kantin, simpang jembatan besi, tangah jua, aur kuning.

Jenis kendaraan angkutan kota no 19, di Bukittinggi, kendaraan kecil (tidak bus), penumpang duduk berhadapan. Jumlah penumpang 10-12 orang dalam satu kendaraan. Penumpang membayar Rp. 3000.

Tujuan wisata, hotel, rumah makan, yang dilalui oleh angkutan dalam kota No. 19

Dari terminal Aur Kuning (terminal angkutan ke luar kota di Bukittinggi), melewati tangah jua (kawasan perumahan dan perdagangan), simpang capella, kemudian masuk ke Jl. Sudirman (sebagian Jl. Sudirman).




Di Jl. Sudirman, kiri jalan, Gereja Khatolik (di belakang Gereja Khatolik ada TK/SD Fransiskus/SMP Xaverius), Apotik, SMP N 1. Pertigaan ini (di depan SMP 1) disebut Stasiun.

Setelah SMP 1, kantor Telkom sebelah kiri, kantor PLN sebelah kanan, Hotel Yuriko. Di depan Hotel Yuriko ada pertigaan arah ke Jl. Perintis Kemerdekaan.

Di kiri jalan ada toko T-Shirt Kapuyuak, di depannya supermarket Niagara.

Pertigaan Hotel Ambun Suri, disebut Simpang Kangkung, ke arah atas (kanan), ke pasar atas. Sedangkan, ke kiri, ke arah panorama.

Dari pertigaan (simpang kangkung), sebelah kiri kantor PDAM, di depan PDAM, Hotel Bunda, setelahnya Hotel Puri Kartika, Hotel Minang, Museum Tridaya Eka Dharma.

Di sisi kiri jalan, panorama, pical sikai, di depan pical sikai, Hotel Gran Malindo, ngarai sianok, pasar ateh ngarai, menuju simpang tembok.

Dari simpang tembok ke pasar banto, pasar bawah masuk ke dalam pasar (tidak melalui Jl perintis Kemerdekaan) menuju stasiun.

Di pertigaan stasiun, jika ingin ke pasar atas, turun dan naik kendaraan 03.

Kendaraan menuju lapangan kantin (lapangan Wirabradja), ke simpang jembatan besi, dan tangah jua, merupakan kawasan perdagangan dan perumahan, terus ke terminal aur kuning.

Aur kuning = terminal aur kuning
Pasar atas = berhenti di depan Hotel The Hill (penumpang turun di depan Hotel The Hill. Tujuan penumpang ke pasar atas, jam gadang, Jl, Minangkabau)
Simpang tembok = perempatan, tujuan penumpang ke arah RSAM, atau ke jirek.
Pasar Banto = berhenti di perempatan Mall Pasar Banto, tujuan penumpang ke pasar banto, pasar bawah, ke arah janjang 40, ke arah pasar lereng.
Simpang mandiagin = turun di perempatan, ke arah Jl. Soekarno Hatta, atau ke arah ipuh.
Lambau = perempatan ke arah pasar bawah.
Pasar bawah = kendaraaan melalui pasar bawah yang terletak di Jl Perintis Kemerdekaan, tujuan penumpang, ke pasar bawah, ke pasar lereng.
Stasiun = pertigaan, ke arah aur kuning, SMP N 1, ke arah ke gereja, atau ke arah pasar atas.
Jambu air = kawasan pinggir kota Bukittinggi, menuju ke arah Padang Panjang dan Padang.

Sebutkan tujuan ke sopir angkutan kota, sopir akan membantu menurunkan di tujuan atau meminta penumpang untuk ganti angkutan lain menuju tujuan.

angkutan kota 19 Bukittinggi.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Jalur Angkutan Dalam Kota No. 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>