Info Kuliner : Penggiling Cabe di Pasar Bawah : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » kuliner » Info Kuliner : Penggiling Cabe di Pasar Bawah » Info Kuliner : Penggiling Cabe di Pasar Bawah

Info Kuliner : Penggiling Cabe di Pasar Bawah

(383 Views) Juli 17, 2017 10:25 am | Published by | No comment



Saya suka jalan-jalan di Pasar Bawah, Bukittinggi, banyak bahan tulisan untuk jamgadang04.com. Kali ini saya menemukan penggiling cabe. Ada 5 orang ibu-ibu, kira-kira berusia 50 an tahun, 3 orang sedang memisahkan tangkai cabe, sedangkan 2 orang menggiling cabe. Mereka bekerja dalam ruangan 2×3 meter. Ada 2 batu lado ukuran besar, berdiameter 60 cm. Tapi, tidak ada cabe giling yang dijual. Apakah mereka mengerjakan pesanan penjual cabe? Menurut kakak, pengiling cabe menerima pesanan mengiling cabe dengan harga Rp. 10.000 perkilo. Banyak ibu rumah tangga dan penjual cabe yang meminta mereka untuk menggiling cabe dengan tangan. Cabe giling tangan ini banyak dibawa perantau ke Jakarta, Medan, dan perantau yang ada di luar Sumatera Barat.

pengiling cabe sedang memisahkan cabe dan batangnya di pasar bawah.

 

 

 

 

 

 

 

 

Penjual cabe di pasar bawah menjual cabe giling halus dan kasar. Cabe giling halus digunakan untuk gulai, sedangkan cabe giling kasar untuk sambalado, ayam balado, dan ikan goreng balado. Jenis cabe yang digiling, cabe keriting hijau dan cabe merah. Orang Minang tidak menggunakan cabe rawit dalam masakannya.

Harga cabe yang digiling tangan lebih mahal di banding cabe digiling mesin, karena rasa cabe yang digiling tangan (manual menggunakan batu lado) lebih enak, dibanding cabe digiling mesin. Cabe yang digiling tangan dan digiling mesin dapat dibedakan berdasarkan struktur gilingan. Cabe giling tangan lebih kasar dan kental.



Dulu saya pernah menemukan penjual cabe yang menggiling cabe di tempat mereka berjualan. Satu orang menggiling tangan dan sekaligus menjualnya, tapi setelah itu tidak menemukan lagi penjual cabe dan menggiling cabe dengan tangan.

Di pasar ateh ngarai, tidak ada penggiling cabe dengan tangan. Ada satu penjual cabe yang menggunakan mesin penggiling. Pembeli memilih cabe merah atau cabe hijau yang segar, ditimbang, memisahkan cabe dan tangkainya, kemudian membersihkan cabe dengan air yang disediakan. Setelah itu digiling menggunakan mesin. Pembeli hanya menambah seribu sebagai upah giling mesin. Penjual menyediakan mesin penggiling cabe.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Info Kuliner : Penggiling Cabe di Pasar Bawah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>