Info Kuliner : Air Tawa Manis dan Air Tawa Asam : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » kuliner » Info Kuliner : Air Tawa Manis dan Air Tawa Asam » Info Kuliner : Air Tawa Manis dan Air Tawa Asam

Info Kuliner : Air Tawa Manis dan Air Tawa Asam

(325 Views) Juli 16, 2017 8:49 am | Published by | No comment



Di Bukittinggi, ada 6 lokasi tempat penjual air tawa mangkal. Setiap penjual berada di satu lokasi ; (1) di bawah janjang Minang (2) di dekat stasiun (3) di depan Mesjid Nurul Haq (4) di dekat toko Singgalang di kampung Cina (5) di bawah janjang 40 (6) di pasar bawah.

Saya dan kakak minum air tawa di bawah janjang Minang. Penjual air tawa mangkal di depan toko yang tutup, biasa ia mangkal di bawah janjang Minang. Menurut penjual, satpol PP menyuruh ia pindah, sehingga ia mangkal di depan toko yang tutup di depan janjang Minang itu. Saya memesan air tawa asam, sedangkan kakak memesan air tawa manis.

Saya memperhatikan cara penjual mengolah air tawa asam. Pertama memasukkan agar-agar yang berwarna hijau, menambah dengan air berwarna hijau, dan perasan jeruk nipis, setelah itu diaduk. Sedangkan, air tawa manis, memasukkan agar-agar berwarna hijau, menambah dengan air berwarna hijau, santan, dan air gula aren.



Dalam gerobak penjual air tawa, terdapat deretan botol air berwarna hijau, santan, dan air gula aren yang tersusun rapi di pinggir gerobak. Di bagian tengah terdapat panci agar-agar, gelas, telur ayam kampung, dan jeruk nipis. Selain air tawa manis dan asam, air tawa dapat ditambah kuning telur ayam kampung, dan air tawa pahit. Penjual yang berdagang di bawah janjang Minang tidak menyediakan air tawa pahit, tapi penjual yang mangkal di depan mesjid Nurul Haq menyediakan air tawa pahit. Air tawa pahit diracik dengan menambahkan air berwarna kehitaman dalam campuran air tawa.

Air tawa diminum di tempat, jarang atau tidak untuk dibawa pulang, karena rasanya sedikit berubah. Penjual air tawa di depan Mesjid Nurul Haq, janjang Minang, dan di depan Toko Singgalang di kampung cino, buka sejak siang sampai sore hari. Sedangkan, air tawa di depan stasiun dan di bawah janjang 40 buka dari sore sampai malam. Penjual air tawa menggunakan gerobak dorong, tidak ada air tawa yang dijual di lapau (warung makanan).



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Info Kuliner : Air Tawa Manis dan Air Tawa Asam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>