Gusmiati Suid Koreografer Tari Minang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » tokoh » Gusmiati Suid Koreografer Tari Minang » Gusmiati Suid Koreografer Tari Minang

Gusmiati Suid Koreografer Tari Minang

(1346 Views) Maret 20, 2017 2:13 pm | Published by | No comment




Gusmiati Suid adalah koreografer tari Minang selain Hoeriyah Adam. Gusmiati Suid lahir di Batusangkar, 16 Agustus 1942, putri tunggal dari Suid Gasim Shahab dan Asiah. Sejak usia 4 tahun ia belajar silat dari mamaknya (paman). Di kemudian hari, gerakan silat ini menjadi dasar dari tari Minang ciptaannya.

Pendidikan kesenian ia peroleh dari Akademi Seni dan Kerawitan (ASKI) Padang Panjang, dan aktif menari sejak tahun 1955. Tahun 1962, ia mulai menciptakan tari. Tari rantak merupakan salah satu karya tari terbaik Gusmiati, gerakan tari yang dinamis, tidak gemulai seperti tari piring dan tari gelombang. Tari rantak mendapat penghargaan pada Pekan Tari Rakyat Indonesia, Jakarta, tahun 1978.

Saya masih ingat tahun 80-90 an, tari rantak merupakan salah satu tari yang sering dilombakan antar sekolah di Bukittinggi dan sekolah di Sumatera Barat. Penari menggunakan celana lebar (sarawa galembong) dan berwarna gelap. Gerakan tarinya cepat dan menghentakkan kaki dan tangan. Selain tari rantak, Gusmiati juga menciptakan tari panen, tari tampuruang, tari cewang, dan tari gandang.




Tahun 1970 ia tercatat sebagai PNS (Pegawan Negeri Sipil), mengajar di SMKI Padang dan ASKI Padang Panjang. Tahun 1982 ia mendirikan sanggar tari Gumarang Sakti yang terletak di Batusangkar. Tahun 1987, ia memutuskan berhenti jadi PNS dan pindah ke Jakarta menjadi seniman dan koreografer.

Gusmiati sering tampil di berbagai pertunjukan di Jakarta dan di manca negara, bersama grup tari yang dibentuknya, Gumarang Sakti. Tahun 1991, ia mendapat Bessies Award dari New York Dance and Performance dan memperoleh penghargaan international pada pekan kebudayaan Indonesia-Amerika (KIAS) tahun 1991.

Gusmiati Suid meninggal, 28 september 2001, karena penyakit komplikasi gula darah. Ia dimakamkan di TPU Depok, Jawa Barat. Ia meninggalkan suami, Yasin Maolah dan 3 orang anak. Salah seorang anak yang bernama Yandi , yang lebih dikenal dengan Boi G. Sakti, melanjutkan kiprah Gusmiati di bidang tari Minang, mengelola sanggar Gumarang Sakti dan berkarya menciptakan tari Minang.

Sumber :
Ensiklopedia Minangkabau Edisi Awal
Tim yang diketua H. Mas’oed Abidin
Penerbit Pusat Pengkajian Islam dan Minangkabau (PPIM)
April 2005



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Gusmiati Suid Koreografer Tari Minang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>