Beda Bajamba Dengan Ngeliwet : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Budaya sejarah » budaya » Beda Bajamba Dengan Ngeliwet » Beda Bajamba Dengan Ngeliwet

Beda Bajamba Dengan Ngeliwet

(84 Views) Mei 17, 2019 9:35 am | Published by | No comment



Makan bersama, nasi dan lauk pauk diletakkan di atas daun pisang dengan bentuk memanjang sedang tren. Daun pisang diletakkan di bagian tengah dan orang duduk atau lesehan di depannya (saling berhadapan). Cara makan seperti ini disebut ngeliwet, cara makan khas Sunda. Biasa acara ngeliwet dilakukan di rumah atau di ruang terbuka. Beberapa rumah makan Sunda memberikan pelayanan makan dengan cara seperti ini.

Apa beda makan bajamba, makan bersama khas orang Minang dengan Ngeliwet, makan bersama khas orang Sunda? Orang Minang makan bersama dalam piring besar, lebar, dan tipis berbentuk bulat yang disebut bajamba. Di dalam piring itu, di bagian tengah diletakkan nasi dan lauk pauk, berupa daging dan ayam. Jika ada sayur, hanya sayur gulai nangka. Apakah ada ikan? Di dalam menu bajamba tidak dimasukkan menu ikan karena sulit memotongnya, dan ada tulang.



Dalam satu piring besar itu terdapat 4-5 orang wanita atau 4-5 orang pria. Pria dan wanita makan dalam kelompok terpisah. Daging dan ayam yang menjadi lauk bajamba akan dimakan oleh beberapa orang. Mereka memotong lauk itu dengan tangan secukupnya, untuk sekali suap, setelah itu, lauk tadi akan dipotong oleh yang lain secukupnya untuk sekali suap, sampai lauk itu habis. Jika nasi masih banyak, tuan rumah akan menambah lauk, sampai nasi dan lauk di dalam piring bajamba itu habis. Tidak ada yang boleh mencuci tangan terlebih dahulu, walaupun mereka sudah selesai makan. Mereka sama-sama memulai makan, maka harus sama-sama mengakhiri makan.

Sedangkan ngeliwet, walau terlihat makan bersama-sama, tapi pada prinsipnya masing-masing orang makan dengan porsi masing-masing. Satu lauk untuk satu orang. Di dalam menu ngeliwet tidak hanya ada lauk, tapi juga terdapat sayur (lalapan), kerupuk, tempe dan tahu.

Semakin banyak orang yang makan semakin panjang daun pisang, sedangkan dalam makan bajamba, semakin banyak orang makan semakin banyak kelompok-kelompok kecil yang mengelilingi piring bajamba.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Beda Bajamba Dengan Ngeliwet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>