Baju Sehari-hari Wanita Nagari Koto Gadang : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Budaya sejarah » budaya » Baju Sehari-hari Wanita Nagari Koto Gadang » Baju Sehari-hari Wanita Nagari Koto Gadang

Baju Sehari-hari Wanita Nagari Koto Gadang

(980 Views) Januari 27, 2018 10:40 am | Published by | No comment



Baju wanita Koto Gadang dibagi menjadi dua yaitu ; baju untuk anak gadis (wanita yang belum menikah) dan baju bagi wanita yang sudah menikah.

Baju anak gadis berupa kain batik (kodek). Seledang dilipat dengan lebar 10 cm dan disampirkan ke bahu kanan dan kiri, sehingga berbentuk segitiga di bagian dada. Baju kuruang basiba dengan motif bunga kecil-kecil. Baju longgar dan panjang baju sampai di bawah lutut. Penutup kepala menggunakan kain batik yang dililitkan ke kepala, sehingga di bagian ujung lepas ke samping. Motif kain batik untuk kepala dan kodek (kain) harus berbeda. Hiasan kepala biasa terbuat dari selendang batik dengan ukuran yang lebar. Baju ini digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Kadang mengunakan penutup kepala kadang tidak.

baju gadis nagari koto gadang.




Baju untuk wanita yang sudah menikah yang digunakan untuk acara adat. Baju dan satin atau bahan lain yang lembut dan ringan, wama merah, hitam. Kain kodek mengunakan kain batik. Untuk selendang atau yang disebut dengan kain sandang, menggunakan kain sandang basuji atau jaik kapalo paniti. Kain sandang basuji, maksudnya kain yang disulam suji, sulam tangan berbentuk memanjang. Sedangkan, kain jaik kapalo paniti (kapalo samek), kain dengan sulam kapalo paniti, ujung sulaman berbentuk bulat kecil-kecil. Kain sandang digunakan dengan cara disampirkan di punggung, bagian ujung kain (kanan dan kiri) di bagian depan. Wanita yang menggunakannya harus memegang kain sandang itu dengan tangan kanan dan tangan kiri. Kain sandang ini lebih dikenal dengan selendang Koto Gadang, yaitu Selendang jahit suji dan jahit kapalo samek.
Selendang Koto Gadang tidak hanya digunakan oleh wanita yang berasal dari Koto Gadang, tapi wanita Minang sering mengguna

Perhiasan yang digunakan untuk sehari-hari sangat sederhana kalung collier atau kaluang ketek. Untuk menghadiri acara resmi, misal pernikahan dan acara adat, kalung yang digunakan lebih lengkap, antara lain ; kaluang maniak baranggo, merjan, ampiang, dan kaluang mansora. Semua perhiasan yang digunakan terbuat dari emas.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Baju Sehari-hari Wanita Nagari Koto Gadang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>