Aksi Demo di Bukittinggi : jamgadang04
Menu Click to open Menus
Home » opini » Aksi Demo di Bukittinggi » Aksi Demo di Bukittinggi

Aksi Demo di Bukittinggi

(24 Views) Juni 14, 2019 8:32 am | Published by | No comment

Saya beberapa kali mendengar ada demo di Bukittinggi. Tahun 80-90 an, jarang sekali ada aksi protes ke pemerintah kota, kecuali pada saat pemindahan terminal dan pasar dari Pasar Banto ke Aur Kuning. Hal ini menimbulkan protes dari pedagang karena merasa kawasan aur kuning tidak seramai kawasan pasar banto. Pasar banto dan pasar bawah merupakan pusat pasar di Bukittinggi. Akan tetapi, rencana itu tetap dijalankan dan pasar aur kuning berkembang menjadi pasar grosir.



Beberapa hari yang lalu saya membaca aksi protes (demo) lagi oleh penjual di Bukittinggi, karena naiknya restribusi pasar sampai 600 persen, serta ada sanksi dari pemerintah kota jika penjual tidak membayar retribusi selama tiga bulan. Ini jelas memberatkan pedagang, karena pembeli sepi. Pembeli sepi karena wisatawan yang datang ke Bukittinggi menurun. Padahal wisatawan merupakan pangsa pasar utama bagi penjual di Bukittinggi.

Demo berlangsung di kantor DPRD Bukittinggi, kantor anggota dewan ini terletak di dekat jam gadang dan berada pada jalur perempatan jalan yang cukup ramai. Kenapa demo dilangsungkan di kantor DPRD ? Karena kantor DPRD, terletak di tengah kota. Demo akan menarik “penonton” dan dan simpati bagi orang yang melihat aksi itu. Sedangkan kantor walikota terletak di pinggir kota Bukittinggi. Demo di kantor walikota tidak akan menarik perhatian.




Pada kasus lain, saya pernah melihat demo oleh beberapa pelajar tentang isu nasional. Mereka membawa spanduk dan berorasi di bawah jam gadang. Jumlah peserta aksi tidak banyak (20-30 orang). Aksi ini dilakukan untuk menarik simpati orang yang melalui atau sedang berkunjung ke jam gadang.

Pada dasarnya warga Bukittinggi tidak mempunyai tradisi demo. Setiap masalah biasa dilakukan melalui jalan musyawarah. Akan tetapi, pada beberapa kasus terutama yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah kota terutama mengenai pengelolaan pasar, sering terjadi aksi demo. Aksi demo dilakukan oleh para penjual.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for Aksi Demo di Bukittinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>