6 Tip Membeli Makanan Khas Bukittinggi Untuk Oleh-Oleh : jamgadang04
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Tip » 6 Tip Membeli dan Membeli Makanan Khas Bukittinggi » 6 Tip Membeli Makanan Khas Bukittinggi Untuk Oleh-Oleh

6 Tip Membeli Makanan Khas Bukittinggi Untuk Oleh-Oleh

(1504 Views) Juli 7, 2015 10:46 am | Published by | No comment



Setiap ke Bukittinggi saya selalu membeli oleh-oleh, antara lain, kipang kacang Balingka Citra, kerupuk sanjai, sarang balam, batiah, dan karak kaliang talua. Semua jenis makanan yang tahan dalam waktu tertentu (antara 2 minggu sampai satu bulan). Jika terlalu lama, rasanya berubah dan tidak garing.

Ada beberapa jenis makanan yang tahan lebih lama, sedangkan yang lain hanya bertahan 1-2 minggu, tergantung dari jenis makanan (bahan baku yang digunakan) dan cara membungkusnya. Jenis makanan berupa kerupuk, misalnya sanjai, lebih tahan, dibanding jenis makanan seperti bareh randang.

Bagaimana mengetahui makanan khas Bukittinggi ini dalam kondisi baru dan masih bagus?

1.Saya membeli kipang kacang Balingka Citra ke pabriknya, kalau membeli dalam jumlah banyak. Kalau hanya satu buah, beli di Toko Mekar/Toko Singgalang saja. Kipang kacang Balingka Citra pasti dalam kondisi baru dan bagus, karena produk ini laku. Jika musim liburan mereka akan memproduksi dalam jumlah banyak. Jika hari biasa, diproduksi terbatas, sehingga produk tidak menumpuk di toko makanan khas Bukittinggi.

2.Kerupuk sanjai dapat dibeli di toko yang sekaligus pabrik, misalnya kerupuak sanjai Nitta. Anda bisa melihat proses pembuatan kerupuk sanjai. Ada beberapa toko yang sekaligus pabrik karupuak sanjai, biasa terletak di pinggir kota Bukittinggi. Jika membeli karupuak sanjai di pasar atas (di toko makanan atau penjual oleh-oleh makanan di belakang pasar atas), perhatikan cabenya. Jika cabe masih terlihat berminyak, biasanya masih baru. Kalau sudah mengering dan terlihat sedikit kusam, berarti sudah agak lama.

kerupuk sanjai Bukittinggi

3.Batiah (jenis makanan dari beras ketan, seperti rangkinang tapi manis). Batiah mudah melempem. Untuk mengetahui apakah masih baru atau tidak, cubit sedikit, bila masih garing, berarti masih baru.

4.Perhatikan bungkusnya baik-baik. Makanan untuk oleh-oleh dibungkus plastik. Plastik yang tipis menyebabkan makanan mudah melempem, dibandingkan plastik yang lebih tebal.

5.Perhatikan apakah ada plastik yang tidak rapat (berlubang atau terbuka).

6.Sebelum membeli, perhatikan baik-baik makanan itu, apakah masih terlihat baru atau tidak (warna makanan terlihat kusam dan jika dicubit tidak garing, itu salah satu tanda makanan sudah lama).

Biasanya pada musim liburan, produsen makanan menyediakan produk lebih banyak dan baru, tapi ada baiknya berhati-hati sebelum membeli.



This post was written by safitri ahmad
About

Saya arsitek lansekap dan urban planner, lahir dan besar di Bukittinggi. Sekarang di Jakarta dan sibuk dengan menulis arsitektur lansekap dan arsitektur, serta mengerjakan proyek arsitektur lansekap dan kajian perkotaan. Buku pertama saya "Gunawan Tjahjono : Arsitek Pendidik."

No comment for 6 Tip Membeli Makanan Khas Bukittinggi Untuk Oleh-Oleh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>